detikNews
2019/10/21 07:30:01 WIB

Round-Up

Beda Pidato Jokowi Usai Pelantikan 2014 dan 2019

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Beda Pidato Jokowi Usai Pelantikan 2014 dan 2019 Pelantikan Jokowi (Foto: Rifkianto Nugroho-detikcom)
Jakarta - Joko Widodo (Jokowi) resmi dilantik sebagai Presiden untuk kedua kalinya. Sama seperti tahun 2014, Jokowi langsung menyampaikan pidato perdananya usai dilantik.

Ada sejumlah perbedaan antara pidato Jokowi yang dibacakan di gedung MPR, Jakarta, pada Senin (20/10/2014) dengan pidato pada, Minggu (20/10/2019).

Target Jokowi

Perbedaan pertama yang paling mencolok adalah soal angka-angka yang menjadi target Jokowi. Dalam pidatonya di tahun 2014, Jokowi tak secara spesifik menyampaikan targetannya.

"Lima tahun ke depan menjadi momentum pertaruhan kita sebagai bangsa merdeka. Oleh sebab itu, kerja, kerja, dan kerja adalah yang utama. Saya yakin, dengan kerja keras dan gotong royong, kita akan akan mampu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, meningkatkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," ujar Jokowi dalam pidatonya pada 2014.
Pada pidato usai pelantikannya di tahun 2019, Jokowi secara jelas menyampaikan target-target yang ingin dicapainya. Misalnya, pada tahun 2045 nanti dia manargetkan orang penghasilan orang Indonesia harus mencapai Rp 320 juta per kapita per tahun.

"Mimpi kita, cita-cita kita di tahun 2045 pada satu abad Indonesia merdeka mestinya, Insya Allah, Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp 27 juta per kapita per bulan. Itulah target kita. Target kita bersama. Mimpi kita di tahun 2045, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai US$ 7 triliun. Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. Kita harus menuju ke sana. Kita sudah hitung, sudah kalkulasi, target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan untuk kita capai," ucap Jokowi dalam pidato 2019.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com