detikNews
2019/10/20 12:42:16 WIB

Kembali Beri 'Izin' Demo Usai Pelantikan Presiden, Kapolri: Asal Tak Anarkistis

Audrey Santoso - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kembali Beri Izin Demo Usai Pelantikan Presiden, Kapolri: Asal Tak Anarkistis Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Audrey Santoso/detikcom)
Jakarta - Polri kembali mengizinkan aksi unjuk rasa (unras) setelah hari pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Polri menjelaskan pada umumnya demonstrasi diperbolehkan selama berjalan damai.

"Sepanjang demo damai (diizinkan). Kami juga kan ikuti aturan yang ada. Yang nggak boleh kan demo anarkistis," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di lapangan Graha Jala Puspita, Jl RE Martadinata, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (20/10/2019).



Tito menuturkan unjuk rasa adalah hak tiap warga negara. Namun Polri akan mengambil tindakan bila kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum dibumbui anarkisme.

"(Unras) itu hak warga negara untuk sampaikan pendapat. Yang nggak boleh itu (unjuk rasa) anarkistis, kami tindak. Kalau ada yang anarkistis, kami tindak secara proporsional," tegas Tito.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
BERITA TERBARU +