Kursi Spesial Jokowi-Ma'ruf dari Jepara Saat Pelantikan

Kursi Spesial Jokowi-Ma'ruf dari Jepara Saat Pelantikan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 20 Okt 2019 11:01 WIB
Kursi spesial presiden di MPR. (Nur Azizah/detikcom)
Kursi spesial presiden di MPR. (Nur Azizah/detikcom)
Jakarta - Pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 akan digelar siang ini. Ada kursi khusus yang akan digunakan oleh Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin saat pelantikan nanti.

Kursi berwarna cokelat berbahan kayu jati dari Jepara itu adalah kursi yang sama yang digunakan saat pelantikan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) pada 2014. Ada empat buah kursi yang dipesan khusus untuk presiden dan wakil presiden.

"Kondisi masih bagus. Itu baru lima tahun lalu dipakai juga," kata Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono saat dihubungi, Minggu (20/10/2019).


Ada empat kursi khusus untuk presiden dan wakil presiden yang dipesan MPR tahun 2014 untuk prosesi pergantian tempat duduk dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono kepada Jokowi-JK. Namun, untuk pelantikan hari ini, hanya ada tiga kursi yang disediakan di podium karena Jokowi terpilih kembali.

"(Saat pelantikan di 2014) Ada prosesi pertukaran tempat duduk antara Pak JK dengan Pak Boediono, Pak Jokowi, dan Pak SBY. Waktu itu kursi yang sama ada empat. Hanya tersimpan di basement perlengkapan DPR yang duanya. Kemarin kami ambil satu aja, karena kan presidennya sama, nggak ada prosesi pertukaran dengan presiden lamanya," jelas Kabiro Umum MPR Heri Hermawan saat dihubungi terpisah.

Menurut Heri, kursi itu hanya boleh diduduki oleh Presiden dan Wakil Presiden saat menghadiri acara resmi di gedung Nusantara, kompleks parlemen. Jokowi dan JK juga menduduki kursi itu saat sidang bersama MPR/DPR/DPD pada 16 Agustus 2019 dan saat pelantikan anggota Dewan terpilih.

"Kursi itu digunakan hanya untuk pada saat presiden dan wakil presiden datang. Misalnya kemarin sidang tahunan tanggal 16 Agustus kan Bapak Presiden hadir dengan Pak Wapres, menggunakan kursi itu," ujar Heri.

Kursi Spesial Jokowi-Ma'ruf dari Jepara Saat PelantikanKursi spesial presiden di MPR. (Nur Azizah/detikcom)

"Kemarin juga sidang awal masa jabatan anggota MPR, pelantikan anggota MPR, kan Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden datang pakai kursi itu juga," imbuhnya.

Jika ada agenda resmi di Parlemen tapi presiden dan wakil presiden tidak hadir, tidak boleh ada yang menduduki kursi tersebut. Pimpinan MPR pun juga tak bisa duduk di kursi tersebut.

"Kalau sidang MPR tidak ada Presiden dan Pak Wapres, kursi itu tetap terpasang tapi tidak ada yang menduduki. Juga tidak bisa diduduki oleh pimpinan MPR, oleh orang lain. Karena untuk pimpinan MPR kan tempat duduknya udah tersedia di podium, di mimbar," ucap Heri.

Namun, menurut Heri, banyak yang ingin berswafoto di kursi tersebut jika agenda telah selesai. Pihak MPR tak bisa melarang, asalkan kursi tersebut hanya digunakan oleh presiden dan wakil presiden dalam agenda resmi.

"Jadi itu kursi kadang-kadang orang pingin selfie di situ, kalau lagi ada kosong-kosong waktunya. Dalam posisi resmi tidak boleh diduduki orang lain. Kita kadang-kadang tidak bisa menjaga khusus tempat kursi itu," ungkap Heri.

"Iya, seperti geladi (boleh diduduki model peraga). Tapi kalau acara resmi itu tidak boleh oleh siapapun duduk di situ. Misalnya pada saat sidang MPR pemilihan pimpinan MPR, itu kan tidak ada kehadiran presiden dan wakil presiden, kursi itu tidak diduduki oleh siapa pun," lanjut dia.

Heri menurutkan kursi tersebut berbahan kayu jati dari Jepara yang dipesan khusus. Namun tak ada ukiran khusus di kursi berwarna cokelat itu.


"Bahannya jati Jepara. Kan kita kan cari yang bagus dan asli Indonesia gitu. Bahan jati terbaik, untuk presiden pasti kan yang terbaik, dan sifat awetnya juga. Nggak ada (ornamen khusus), itu hanya variasi ukiran biasa aja. Etnik-etnik Jawa aja. Jadi tidak ada ukiran khusus menggambarkan lambang eksekutif, nggak ada," sebut Heri.

Usai pelantikan nanti, dua kursi untuk presiden dan wakil presiden akan tetap berada di podium gedung Nusantara. Sementara, satu kursi yang tidak digunakan akan disimpan kembali di tempat penyimpanan barang milik negara di kompleks parlemen bersama satu kursi lainnya.

"Sekarang kan posisi kursi (di podium) ada tiga, satu untuk presiden, dua untuk wakil presiden. Setelah sidang, satu kursinya kita ambil lagi, disimpan di gudang penyimpanan barang milik negara, di kantor kita di MPR/DPR. Langsung kita plastikin lagi, khawatir berdebu atau kotor. Kalau nggak diplastikin suka kusam," tuturnya.

Kursi Spesial Jokowi-Ma'ruf dari Jepara Saat PelantikanKursi spesial presiden di MPR. (Nur Azizah/detikcom)

Seperti diketahui, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 pada Minggu (20/10) hari ini. Pelantikan akan digelar dalam sidang paripurna MPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Sesuai keputusan MPR, pelantikan akan dimulai siang hari pukul 14.30 WIB. Dilihat dari rundown sidang paripurna MPR, Kamis (17/10), prosesi pelantikan digelar selama sekitar 80 menit. (azr/elz)