Perjalanan Jokowi-Ma'ruf Hingga Hari Pelantikan Presiden-Wapres RI

Indah Mutiara Kami - detikNews
Minggu, 20 Okt 2019 07:37 WIB
Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)


Rekapitulasi Suara

Penghitungan suara dari tahap TPS hingga nasional juga penuh dinamika, mulai dari penghitungan di lapangan sampai Situng. Akhirnya, rekapitulasi nasional KPU selesai pada 21 Mei 2019 dini hari.

Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

Dengan demikian, Jokowi-Ma'ruf memenangkan Pilpres 2019.

Gugatan ke MK

Hasil Pilpres 2019 yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf itu lalu digugat oleh Prabowo-Sandiaga ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan didaftarkan pada 14 Juni 2019.

Sidang lalu berjalan dengan drama saksi-saksi. Hingga akhirnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 27 Juni 2019.

Pada malam harinya, Jokowi langsung memberi pernyataan. Dia meminta semua pihak menghormati putusan itu.

Jokowi-Ma'ruf Ditetapkan Jadi Presiden-Wapres Terpilih

Penetapan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden-wapres terpilih dibacakan Ketua KPU Arief Budiman pada 30 Juni 2019. Jokowi dan Ma'ruf turut hadir dalam pleno terbuka ini.

Selain Jokowi-Ma'ruf, elite dari Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja turut hadir. Sedangkan, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang kalah di Pilpres 2019 tidak hadir dan diwakili saksi kubu 02.

Pleno ini digelar tiga hari pasca sidang putusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).
Halaman

(imk/jbr)