detikNews
Sabtu 19 Oktober 2019, 20:47 WIB

Pemprov DKI Umrahkan 432 Marbut dan Pengurus Majelis Taklim

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Pemprov DKI Umrahkan 432 Marbut dan Pengurus Majelis Taklim Foto: Ketua DMI DKI Jakarta, KH Ma'mun Al Ayyubi (Kanavino/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta memberangkatkan 432 orang marbut dan pengurus majelis taklim beserta pendamping jemaah untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Ratusan jemaah umrah ini akan diberangkatkan dalam beberapa kloter.

Kloter pertama akan diberangkatkan pada 23 Oktober. Disusul kloter selanjutnya pada 28 Oktober hingga pemberangkatan kloter akhir pada 19 November.

Para marbut dan pengurus majelis taklim ini diberangkatkan umrah lewat dana hibah dari Pemprov DKI kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta. Segala persiapan dan rencana perjalanan diatur pihak DMI bersama travel umrah yang ditunjuk.
Pemprov DKI Umrahkan 432 Marbut dan Pengurus Majelis TaklimFoto: Ketua DMI DKI Jakarta, KH Ma'mun Al Ayyubi (Kanavino/detikcom)

"Tahun ini diberangkatkan marbut sebanyak 267 dan majelis taklim 150 ditambah dengan pendamping 15. Maka jumlahnya 432. Dengan pemberangkatan 12 kali penerbangan, dibagi dalam 12 travel. Kenapa dibagi 12 travel? Karena untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi," kata Ketua DMI DKI Jakarta, KH Ma'mun Al Ayyubi di Jakarta Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (19/10/2019).


Menurut Ma'mun, jumlah marbut dan pengurus majelis taklim yang diberangkatkan tahun ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Ma'mun berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah berkomitmen terhadap agenda keumatan.

"Ini peningkatan yang luar biasa. Tahun sebelumnya, tahun kemarin 267 dan tahun 2019 ini ditambah dengan majelis taklim dan tahun depan Insyaallah diberangkatkan tambahan imam masjid sebanyak 150 orang," ujar Ma'mun.

"Di era Pak Anies jumlahnya ratusan dari mulai separuh kelurahan sampai mencapai kelurahan 267 bahkan ditambah majlis taklim dan imam," sambung dia.




Ma'mun lantas menjelaskan mengenai proses panjang program umrah gratis bagi para marbut dan anggota majelis taklim ini. Ada proses seleksi hingga pembekalan yang dilalui jemaah sebelum berangkat ke tanah suci.

"Jadi dari awal itu sesuai dengan SOP kita melakukan sosialisasi lalu pendataan baru kemudian ada permohonan dari DKM masjid sebagai persyaratan mereka, sebagi jemaah yang ikut 2019. Kemudian prosedurnya adalah mereka setelah mendapat rekomendasi dari masjid lalu ada keterangan dari kelurahan sebagai persyaratan bahwa yang bersangkutan adalah memang betul marbut dan majelis taklim masjid. Setelah mereka diseleksi lewat seleksi kita seleksi sederhana. Lalu kita berikan pembekalan jadi 3 kali pembekalan atau yang lebih dikenal manasik umrah agar mereka bisa memahami ibadah-ibadah yang baik dan benar ketika di Tanah Suci Mekah dan Madinah," beber dia.


Ma'mun menuturkan seluruh biaya selama proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah umrah ditanggung oleh dana hibah Pemprov DKI. Para marbut dan anggota majelis taklim juga mendapat uang saku selama di Arab Saudi sekitar Rp 3 juta.

"Jadi seluruh pembiayaan itu included dari mulai mereka seleksi ada pembiayan seleksi, seleksi marbut, seleksi travel penyelenggara ibadah umrah, kemudian pembuatan paspor suntik meningitis termasuk di dalamnya ada uang saku karena mereka juga harus meninggalkan keluarga di rumah dan mereka di sana juga ada oleh-oleh yang paling tidak bisa beli sehingga kebutuhan ini sepenuhnya dibiayai dana hibah yang diterima DMI," tutur Ma'mun.

Ma'mun pun menitipkan pesan kepada para jemaah yang akan menunaikan ibadah umrah. Para marbut diharapkan dapat belajar mengenai pengelolaan masjid selama berada di Saudi.

"Sekaligus mereka juga bisa studi banding bagaimana di Masjid Nabawi, di Masjidil Haram di sana ada marbutnya. Paling tidak bisa kita contoh cara membersihkan lantai, bagaimana melayani jemaah di hari-hari yang sibuk, waktu-waktu yang sibuk. Paling tidak mereka bisa meniru," imbuhnya.

Hari ini para marbut dan anggota majelis taklim mendapatkan pengarahan dari pengurus DMI di Jakarta Islamic Centre. Mereka juga mengurus administrasi perjalanan umrah yang belum lengkap.


(knv/fdu)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com