detikNews
2019/10/19 17:55:36 WIB

YLBHI Duga Teror Molotov di Medan terkait Advokasi Kasus Aksi Tolak RKUHP

Idham Kholid - detikNews
Halaman 1 dari 2
YLBHI Duga Teror Molotov di Medan terkait Advokasi Kasus Aksi Tolak RKUHP Kantor LBH Medan setelah dilempari bom molotov. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menduga pelemparan bom molotov di kantor LBH Medan, Sumatera Utara, terkait dengan pembelaan kasus yang ditangani lembaga itu. YLBHI menyatakan pelemparan molotov itu merupakan teror.

"Penyerangan LBH Medan adalah salah satu peristiwa teror kepada Pembela Hak Asasi Manusia (Human Rights Defender)," tulis siaran pers YLBHI dan 16 LBH Indonesia seperti yang disampaikan Ketua Bidang Advokasi YLBHI, Muhammad Isnur, Sabtu (19/10/2019).


YLBHI menuturkan peristiwa ini menambah panjang deretan kasus ancaman dan teror kepada para pembela hak asasi manusia di seluruh Indonesia. Sebagian besar kasus itu tidak terungkap.

"Kami menduga penyerangan bom molotov tersebut terkait dengan aktivitas pembelaan kasus-kasus struktural oleh LBH Medan. Apalagi mengingat kantor LBH Medan beberapa minggu terakhir menjadi tempat konsolidasi aksi #reformasidikorupsi," ujarnya.

Aksi #reformasidikorupsi digelar di sejumlah wilayah pada September lalu. Aksi itu menolak RKUHP hingga RUU KPK.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com