detikNews
Sabtu 19 Oktober 2019, 17:56 WIB

Gubernur Sulsel Apresiasi KPK-Kejaksaan Bantu Selamatkan Aset Triliunan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Gubernur Sulsel Apresiasi KPK-Kejaksaan Bantu Selamatkan Aset Triliunan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah /Foto: Noval Dwhinuari Anthony/ detikcom
Makassar -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK dan Kejaksaan Sulsel atas penyelamatan aset Sulsel sebesar Rp 6,5 triliun.

Nurdin juga berterima kasih karena pengawasan KPK telah membantu peningkatan pendapatan kabupaten-kota di Sulsel.

"Kita semua atas nama pemeritah menyampaikan terimaksih kepada Korsupgah KPK dan Kejaksaaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan yang Alhamdulillah dalam setahun kepemimpinan kami bersama Bapak Wakil Gubernur telah mampu mengembalikan aset kita dengan nilai kurang lebih Rp 6,5 triliun rupiah," kata Nurdin dalam sambutannya di Sidang Paripurna Istimewa DPRD Sulsel dalam rangka peringatan hari jadi Sulsel ke-350, di Gedung DPRD Sulsel, Makassar, Sabtu (19/10/2019).



Menurut Nurdin, pengawasan KPK di Sulsel juga telah membantu meningkatkan pendapatan kabupaten/kota di Sulsel.

"Seluruh kabupaten/kota khususnya Provinsi Sulawesi Selatan dalam tahun pertama ini kita mampu meningkatkan pendapatan kita sebesar 11 persen. Saya kira ini adalah sebuah prestasi yang telah ditorehkan oleh KPK, Kejaksaan Tinggi dan seluruh Forkopimda yang ada, dan juga tidak lupa dengan keinginan yang kuat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan," lanjutnya.

Kerja sama dan sinergi antara pemangku kepentingan di Sulsel diharapkan Nurdin terus ditingkatkan untuk optimalisasi pembangunan. Tantangan pembangunan ke depan ditandai dengan hadirnya revolusi industri 4.0.

"Yaitu revolusi yang ditopang oleh kemajuan teknologi informasi. Kita memiliki kewajiban menyiapkan generasi masa depan dengan baik karena revolusi industri 4.0 menjadi sesuatu yang menguntungkan bagi Sulawesi Selatan dan bukan sebaliknya," paparnya.

Karena itu, Nurdin mengajak seluruh pemangku kepentingan di Sulsel agar menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai program prioritas. Hal ini dilakukan dengan menyediakan pendidikan fungsional yang baik dan ditopang oleh kurikulum yang mampu menyediakan pasar tenaga kerja di revolusi industri 4.0.

"Di bidang kesehatan penyediaan gizi yang mencukupi dan penghapusan stunting adalah tugas yang mendesak sdembari kita melaksanakan pemerataan (pembangunan) fasilitas kesehatan," tuturnya.



Tonton juga video Jokowi, Koalisi dan Simalakama Perppu KPK:

[Gambas:Video 20detik]





(nvl/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com