Kepuasan Kinerja Jokowi 58,8%, Moeldoko: Pasti Dievaluasi

Andhika Prasetia - detikNews
Jumat, 18 Okt 2019 19:19 WIB
Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan pemerintahan Jokowi mengevaluasi kinerja yang kini mendapat skor kepuasan 58,8% di survei Kompas. Jokowi disebut akan mencari cara baru untuk mengevaluasi kinerja.

"Ya pastilah selalu dievaluasi dari waktu ke waktu, berikutnya mencari cara baru. Kalau cara lama mungkin nggak pas, cari cara baru. Kan gaya Pak Jokowi seperti itu, bagaimana agar semua ini bisa berjalan," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).



Moeldoko menyampaikan pemerintah akan bekerja keras supaya tingkat kepuasan meningkat. Meski saat ini ada sejumlah target yang belum tercapai.

"Kita bukan hidup di ruang hampa. Kita hidup di dalam lingkungan global di mana interdependensi itu sangat tinggi. Sehingga ada persoalan ekonomi yang ditarget nggak bisa tercapai, ada persoalan lain ditarget nggak tercapai," kata Moeldoko.



Lantas, apakah sudah puas atas nilai kepuasan 58,8%?

"Ya kan kalau pemerintah intinya prinsipnya mencari yang jauh lebih baik lagi. Kinerja itu bukan hanya tuntutan masyarakat, tetapi kinerja tuntutan internal juga. Memang kita punya target," ucap Moeldoko.



Tingkat kepuasan kinerja ini naik-turun sesuai dengan dinamika pemerintahan yang terjadi selama lima tahun. Hingga Oktober 2019, mayoritas responden atau sebanyak 58,8% responden menyatakan secara umum puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK.

Survei Litbang Kompas ini dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 19 September-4 Oktober 2019. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak bertahap. Tingkat kepercayaan survei 95% dengan margin of error sebesar 2,83 persen.

Survei juga mengukur tingkat kepuasan responden terhadap kinerja pemerintah di bidang-bidang tertentu. Berikut ini hasilnya di survei Oktober 2019:

Bidang Politik dan Keamanan: 64,3%
Bidang Hukum: 49,1%
Bidang Ekonomi: 49,8%
Bidang Sosial: 59,4% (dkp/knv)