detikNews
2019/10/18 18:35:05 WIB

PDIP Anggap Tingkat Kepuasan 58,8% Optimisme Warga Sambut Periode II Jokowi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Halaman 1 dari 2
PDIP Anggap Tingkat Kepuasan 58,8% Optimisme Warga Sambut Periode II Jokowi Charles Honoris saat bersama Jokowi. (Dok. pribadi)
Jakarta - Di akhir periode pertama Joko Widodo, tingkat kepuasan masyarakat berdasarkan survei Litbang Kompas sebesar 58,8 persen. PDIP menilai angka tersebut sebagai optimisme masyarakat menyambut periode kedua Jokowi yang akan dimulai pada 20 Oktober mendatang.

"Kepuasan masyarakat dan citra diri 'baik' Jokowi yang tetap tinggi di ujung masa pertama pemerintahan ini adalah wujud optimisme masyarakat dalam menyongsong periode kedua pemerintahan Jokowi," ungkap anggota Fraksi PDIP Charles Honoris kepada wartawan, Jumat (18/10/2019).

Optimisme itu disebutnya menjadi modal penting bagi Jokowi, yang di periode kedua berpasangan dengan Ma'ruf Amin. Kepuasan masyarakat itu, menurut Charles, juga menjadi bukti masyarakat masih mengapresiasi pekerjaan Jokowi.

"Optimisme ini jadi modal penting Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan jajaran pemerintahan yang terbentuk nantinya untuk terus bekerja, kerja, kerja menggenapi janji-janji kampanyenya," ucapnya.


"Kepuasan masyarakat Indonesia yang tetap tinggi (58,8%) terhadap kinerja pemerintahan Jokowi di akhir periode pertamanya adalah bukti bahwa rakyat Indonesia tetap mengapresiasi positif kerja-kerja pemerintah, terlepas dari segala dinamika yang terjadi belakangan ini," lanjut Charles.

Kepuasan masyarakat lewat survei Litbang Kompas dinilainya juga sebagai indikator keberhasilan pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah Jokowi 5 tahun terakhir. Charles menilai hal tersebut berkat kepemimpinan yang baik dari Jokowi sebagai presiden.

Meski ada banyak tantangan di periode kedua pemerintahan Jokowi, dia yakin semua akan teratasi dengan baik. Apalagi, menurut Charles, adanya modal optimisme dari masyarakat,

"Kita sadar tantangan pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin ke depan tidaklah mudah, baik internal maupun eksternal. Mulai dari tantangan konsolidasi nasional, sampai ancaman resesi global," ucapnya.

"Namun dengan modal optimisme masyarakat dan konsistensi kerja keras pemerintah, kita yakin tantangan tersebut bisa teratasi. Tidak ada tantangan yang terlalu besar, jika kita semua bersatu padu dan bergotong royong menghadapinya," sambung Charles.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com