detikNews
Jumat 18 Oktober 2019, 15:26 WIB

Keperluan Mendesak, Jokowi Akui Pernah Beri Perintah Langsung ke KSAD

Andhika Prasetia - detikNews
Keperluan Mendesak, Jokowi Akui Pernah Beri Perintah Langsung ke KSAD Foto: Silaturahmi Jokowi dan Kabinet Kerja jilid I (Adhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkumpul dengan para menteri di kabinetnya. Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan permintaan maafnya karena kerap melompati birokrasi.

"Terakhir kemarin saya terpaksa harus melompat, perintah langsung ke Danko Marinir, ke KSAD, karena keperluannya sangat mendesak," kata Jokowi saat silaturahmi bersama Wapres Jusuf Kalla (JK) dan kabinetnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).



Jokowi beralasan, hal itu dilakukan karena adanya kepentingan yang mendesak. Namun, Jokowi tak mengungkap apa keperluan mendesak yang dia maksud dan apa isi perintah ke KSAD Jenderal Andika Perkasa itu.

"Hal-hal seperti itu harus saya kerjakan. Mungkin saya panggil dirut tanpa harus beritahu Menteri BUMN atau panggil dirjen tanpa lewat menteri. Karena sangat mendesak, informasi yang dibutuhkan, tengah malam pagi subuh. Karena kita diberi tanggung jawab kelola 260 juta jiwa di negara kita," tuturnya.



Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta maaf jika kerap memberikan perintah maupun melakukan interaksi yang kurang berkenan. Tak lupa, dia juga menyampaikan terima kasih kepada jajarannya atas kerja sama selama ini.

"Sekali lagi saya ucapkan makasih dan mohon maaf bila dalam pergaulan sehari-hari dalam berikan perintah dan berinteraksi ada yang kurang berkenan. Karena saya penuh dengan kekhilafan dan kekurangan sehingga banyak hal dalam kita bergaul ada hal-hal yang kurang berkenan," kata Jokowi.




Tonton video HUT ke-74 Kesehatan, KSAD Beri Penghargaan Prajurit Kesehatan:

[Gambas:Video 20detik]


(mae/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com