detikNews
2019/10/18 15:18:48 WIB

Cegah Massa Saat Pelantikan Presiden, Polisi Jaga Ketat Pelabuhan Tj Priok

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 1
Cegah Massa Saat Pelantikan Presiden, Polisi Jaga Ketat Pelabuhan Tj Priok Foto: dok.istimewa
Jakarta - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersiaga. Polisi menjaga ketat Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengantisipasi potensi kerawanan, salah satunya pengerahan massa ke DPR pada saat pelantikan.

"Penjagaan di Pelabuhan Tanjung Priok itu sebetulnya sudah rutin dilaksanakan, tetapi mulai Selasa (15/10) kita tingkatkan pengamanan di pelabuhan untuk mengantisipasi mobilisasi massa yang akan ke DPR," jelas Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold Hutagalung dalam keterangannya kepada detikcom, Jumat (17/10/2019).

Reynold mengatakan, pihaknya akan memeriksa barang-barang penumpang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pemeriksaan juga dilengkapi peralatan seperti metal detector hingga pengerahan pasukan K-9.

Selain mengantisipasi massa, polisi juga meningkatkan pengamanan dan penjagaan di objek-objek vital di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Salah satunya PLTU Indonesia Power untuk pendukung listrik Jawa-Bali," imbuh Reynold.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok sendiri telah menggelar apel pasukan di lapangan Container Freight Station Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok pagi tadi. Apel yang dipimpin AKBP Reynold, dihadiri oleh Danramil Polres Pelabuhan Tanjung Priok Mayor Infanteri Agus Wicaksono, Otoritas Pelabuhan, Syahbandar hingga internal security Pelabuhan Tanjung Priok.



Dalam apel pasukan tersebut, Reynold menekankan amanat pimpinan Polri terkait tidak adanya pemberian izin unjuk rasa menjelang hingga pada saat hari H pelantikan presiden dan wakil presiden. Untuk itu, ia mengimbau jajaran dan stakeholder untuk meningkatkan pengamanan dan penjagaan di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Oleh karena itu kita akan bersama-sama melakukan imbauan atau menyampaikan dengan humanis untuk tidak melakukan aksi yang tujuannya ke Istana Negara dan Gedung MPR-DPR. Mengingat kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan presiden ini merupakan acara besar kenegaraan yang membawa nama besar dan marwah NKRI. Kita harus sadar sebagai bangsa beradab, beretika dan taat hukum berkebangsaan," papar Reynold.

Tim Elang Laut patroli di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.Tim Elang Laut patroli di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. Foto: dok.istimewa


Selain penjagaan objek vital, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminal. Guna mencegah aksi kriminal tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengerahkan Tim Elang Laut yang akan wara-wiri dari satu pelabuhan ke pelabuhan lainnya.

"Tim Elang Laut di-stand by-kan untuk turut serta siap siaga meng-cover wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Sunda Kelapa, Pelabuhan Kali Baru dan Pelabuhan Muara Baru guna mencegah aksi kriminal," lanjut Reynold.

Pihaknya juga akan mengaktifkan patroli 24 jam penuh untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas.

"Patroli sejak tanggal 15 Oktober sudah kita tingkatkan untuk menjaga kondusifitas wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan jajaran," tandas Reynold.



Simak Video "Perpisahan Kabinet, Jokowi-JK Foto-foto Bareng Menteri"

[Gambas:Video 20detik]


(mei/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com