detikNews
2019/10/18 07:11:49 WIB

Saat Sambal Terasi dan Kimchi Warnai Diplomasi RI-Korea Utara

Isal Mawardi - detikNews
Halaman 2 dari 2
Saat Sambal Terasi dan Kimchi Warnai Diplomasi RI-Korea Utara Pertemuan Duta Besar Indonesai untuk Korea Utara dengan pihak Koperasi Yaksu/ Foto: dok. KBRI Pyongyang


Berlian mengaku terkejut melihat orang-orang Korut dengan lahap menghabiskan sambal terasi yang dibawa rombongan KBRI Pyongyang. Menurutnya orang Korut memang suka pedas, namun rasa makanan pedas mereka berbeda dengan makanan pedas dari Indonesia.

"Ini adalah pertama kalinya mereka mencicipi sambal roa dan sambal terasi Indonesia. Di luar dugaan ternyata mereka suka sekali dengan sambal kita, meskipun rasanya cukup pedas. Saya melihat sendiri mereka beberapa kali melahap sambal tersebut bersama Kimchi dan makanan Korea yang mereka sajikan. Saya cukup heran sekaligus senang melihat mereka melahap makanan pedas Indonesia," ucap Dubes Berlian.

Berlian mengatakan minat orang Korut terhadap makanan pedas cukup tinggi. Hal itu membuka peluang kerja sama penanaman cabai di sana.

"Kita tahu bahwa rakyat Korea juga menyukai makanan pedas tapi dengan rasa yang berbeda. Rupanya mereka juga sangat menyukai gulai pedas dan sambal terasi yang kita sajikan. Menurut mereka banyak orang setempat terutama di bagian utara suka cabai dan makanan yang sangat pedas. Kita bisa coba tanam cabai di sini (Korea Utara). Nah, ini kan peluang kerja sama baru yang dapat dikembangkan kedua negara ke depan," tambah Dubes Berlian.



Usulan Berlian itu disambut positif oleh Korea Utara. Pihak Korea Utara turut mengusulkan penanaman sayur akar bunga violet (saudara kembar dan mempunyai khasiat seperti ginseng) di Indonesia.

Selain itu, Berlian mengusulkan penanaman pohon di Desa Yaksu. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antara Indonesia dan Korea Utara

"Saya kira peluang kerja sama pertanian ini akan menjadi capaian baru bagi hubungan Indonesia dan Korea Utara kedepan. Saya berharap produk pertanian Indonesia bisa dikenal luas di negara ginseng ini," pungkas Berlian.
(isa/haf)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com