Penajam Paser Utara Kondusif, Warga Diimbau Tidak Terprovokasi Isu SARA

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 17 Okt 2019 10:39 WIB
Ilustrasi Pelabuhan Penajam Paser Utara, Kaltim (Muhammad Abdurrosyid/20detik)
Ilustrasi Pelabuhan Penajam Paser Utara, Kaltim (Muhammad Abdurrosyid/20detik)
Jakarta - TNI dan polisi menyatakan suasana di Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sudah kondusif setelah sempat rusuh. Ketua Laskar Pertahanan Adat Paser Kabupaten Penajam Pasar Utara Paidah Riansyah mengimbau warga agar tidak terprovokasi.

"Masyarakat diharapkan jangan terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja diembuskan oleh para provokator yang berbau SARA," kata Paidah kepada wartawan, Kamis (17/10/2019).


Paidah juga berharap sesepuh dan tokoh suku, agama, dan kepercayaan agar bisa meredam warga atau komunitas di lingkungan masing-masing dari isu-isu provokatif yang tidak bertanggung jawab. Warga juga diminta tidak menyebarkan video-video provokatif.

"Masyarakat jangan menyebarkan video-video atau posting-an yang mengarah ke provokatif SARA. Mari kita mendoakan untuk kedamaian di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (calon Ibu Kota Negara), khususnya Kaltim, dan Indonesia pada umumnya," tuturnya.

Sebelumnya, kondisi Penajam dikatakan sudah aman setelah sempat rusuh. Patroli aparat TNI dan Polri juga dilakukan untuk menjaga keamanan.

"Kondisi sudah kondusif di lokasi kejadian pasca-kejadian," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman, Kolonel Kav Dino Martino, kepada wartawan, Kamis (17/10).


Dia menyatakan kerusuhan dipastikan berakhir pada pukul 21.00 WIB. Aparat kemudian melakukan patroli supaya tak ada aksi massa yang berakibat kerusakan. Kerusuhan itu dilokalisasi hingga hanya berada di kawasan sekitar Pelabuhan Penajam Paser Utara.

"Personel TNI-Polri telah mengamankan lokasi kejadian, patroli mencegah massa untuk membuat kerusakan dan menyekat massa dari luar yang akan masuk ke tempat kejadian," kata Dino. (idh/imk)