detikNews
Rabu 16 Oktober 2019, 21:31 WIB

Polisi Kendalikan Situasi Usai Ricuh di Penajam, Masih Ada Massa Bertahan

Ferdinan - detikNews
Polisi Kendalikan Situasi Usai Ricuh di Penajam, Masih Ada Massa Bertahan Ilustrasi Penajam Paser Utara (Wahyu Setyo Widodo/detikcom)
Jakarta - Polisi mengendalikan situasi usai ricuh di Pelabuhan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Tetapi hingga malam ini masih ada massa yang bertahan di sejumlah titik.

"Masih ada kelompok masyarakat. Kami masih mengendalikan situasi menenangkan kelompok para pihak jangan sampai terpancing emosi atau bahkan provokasi," ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana saat dihubungi, Rabu (16/10/2019) malam.

Kericuhan di Pelabuhan Penajam Paser Utara terjadi saat massa mencari pelaku penganiayaan. Kelompok ini tak terima anggotanya dianiaya.

"Mereka mencari pelaku di sekitar pelabuhan akhirnya melakukan pembakaran. Mereka ada sekitar 300 orang lalu dihalau kepolisian dan tersebar ke mana-mana. Hingga saat ini upaya dialog dilakukan kepolisian agar kelompok massa tidak melakukan upaya di luar hukum," tegas Kombes Ade Yaya.




Penyerangan di Pelabuhan Penajam Paser Utara terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, Rabu (16/10/2019). Sekitar 100 orang mendatangi pelabuhan. Mereka mulanya merusak loket tiket dan menghentikan transportasi penyeberangan.

Penyerangan ini, menurut Ade Yahya, dipicu oleh kasus penganiayaan pada Rabu (9/10) malam. Kelompok penyerang tak terima anggota kelompoknya jadi korban penganiayaan.




Ada dua korban, salah satunya meninggal dunia karena ditikam. Tak terima dengan penganiayaan itu, penyerangan dilakukan massa.

"Polisi sudah menangkap dan menahan 3 orang tersangka kasus penganiayaan dua-tiga hari setelah kejadian tanggal 9 Oktober," sebut Ade Yaya.

[Gambas:Video 20detik]


(fdn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com