detikNews
2019/10/16 13:42:55 WIB

2 Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri: Saya Sudah Ingatkan Area Rawan Korupsi

Rolando - detikNews
Halaman 1 dari 2
2 Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri: Saya Sudah Ingatkan Area Rawan Korupsi Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Rolando/detikcom)
Jakarta - Dua kepala daerah kena OTT KPK dalam sepekan ini. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengatakan ketika KPK melakukan OTT sudah cukup dengan alat bukti, sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi.

"Ya saya kira, KPK melakukan OTT atau penegak hukum yang lain, tentunya sudah tercukupi alat bukti yang bisa dipertanggungjawabkan, nggak perlu didebatkan, saya kira kalau KPK sudah OTT, sudah cukup alat bukti walaupun saya sebagai Mendagri tetap harus kedepankan azas praduga tak bersalah sampai ada keputusan final pengadilan," kata Tjahjo, kepada wartawan di Merlynn Hotel, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).



Dua kepala daerah yang kena OTT KPK yakni Bupati Indramayu, Supendi dan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Mendagri mengatakan ketika kepala daerah kena OTT, Tjahjo melanjutkan, hanya bisa mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk mengisi jabatan yang kosong. Dia tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah.

"Yang ditahan, kepala daerah, karena cukup bukti dari OTT KPK, ya kami keluarkan SK wakil kepala daerahnya. Kalau kayak Indramayu yang wakilnya sudah di-Plt-kan definitif, ya nanti akan kami minta pejabat Pemprov Jabar untuk mengisi jabatan Plt Bupati Indramayu supaya jangan ada kekosongan. Jadi asas praduga tak bersalah kita depankkan," ujar Tjahjo.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com