detikNews
Selasa 15 Oktober 2019, 22:02 WIB

Kabut Asap Selimuti Palembang Malam Ini, Status Udara 'Sangat Tidak Sehat'

Raja Adil Siregar - detikNews
Kabut Asap Selimuti Palembang Malam Ini, Status Udara Sangat Tidak Sehat Kabut asap di Palembang. (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Kabut asap sisa kebakaran lahan masih menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan hingga malam hari ini. Kualitas udara menunjukkan status sangat tidak sehat.

Udara tercium bau bekas bakaran lahan dan membuat sesak saat bernafas. Sementara melihat data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), yang berada di simpang DPRD Sumsel kini berstatus 'Sangat Tidak Sehat'. Status ini tercatat jelas di papan ISPU milik DLHK Sumsel.

"Kalau lihat papan ISPU status udara ya sudah Sangat Tidak Sehat. Status sudah sejak beberapa hari, setiap lewat sini ya pasti begitu," ujar seorang warga, Shinta saat ditemui detikcom di lokasi, Selasa (15/10/2019).

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)




Dikatakan Shinta, kondisi udara sangat tidak sehat sendiri sudah terasa setiap malam. Bahkan dia mengaku sebelum kabut asap pekat di hari Senin (14/10) pagi, malam harinya asap sudah cukup pekat.

"Kemarin Senin lebih parah kabut asap, itu juga malamnya sudah terasa sesak kalau bernafas. Memang ini sih nggak separah kemarin, tapi sudah ada asap," katanya.

Melihat kondisi udara yang tidak sehat, Shinta selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Bahkan dia mengatakan masker sudah menjadi salah satu kewajiban.

"Wajib pakai masker, kalau tidak sesak napas. Mau kuliah atau mau kerja juga kalau bisa wajib pakai," ujar mahasiswi berusia 19 tahun tersebut.

Kabut asap di Palembang.Kabut asap di Palembang. (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)




Sebagaimana diketahui, catatan LAPAN pada pukul 17.00 WIB jumlah hotspot di daerah Sumatera Selatan sebanyak 148 titik. Jumlah hotspot itu berada di level confidence di atas 80% dan tersebar di ogan Komering Ilir (OKI) 68 titik.

Selain OKI, hotspot tersebar di wilayah Banyuasin 52 titik, Musi Banyuasin 17 titik, OKU Selatan 2 titik, OKU Timur 1 titik, Empat Lawang 1 titik, Muara Enim 2 titik, Ogan Ilir 2 titik, Penukal Abab Lematang Ilir 1 titik, Musi Rawas 1 titik dan terakhir Musi Rawas Utara 1 titik.
(ras/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com