detikNews
2019/10/15 16:23:52 WIB

Kepala Daerah Di-OTT KPK Lagi, Mendagri Tolak Kaitkan Biaya Besar Pilkada

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kepala Daerah Di-OTT KPK Lagi, Mendagri Tolak Kaitkan Biaya Besar Pilkada Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Zhacky/detikcom)
Jakarta - Bupati Indramayu, Supendi, terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK dini hari tadi. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku sedih dan prihatin karena masih saja ada kepala daerah yang ditangkap KPK.

"Itu yang saya sedih dan cukup prihatin. Mudah-mudahan. Ya selalu saya mengatakan ini yang terakhir, yang terakhir, tapi kok ya terus," kata Tjahjo di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).


Sebelum Supendi, ada 119 kepala daerah yang telah ditangani KPK sejak 2002. Status Supendi sendiri baru akan ditentukan setelah KPK melakukan pemeriksaan 1 x 24 jam pasca-OTT.

Tjahjo mengatakan Kemendagri telah melakukan pencegahan bersama KPK. Dia mengingatkan kepala daerah untuk berhati-hati di area rawan korupsi.

"Banyak, 119 (kepala daerah jadi tersangka). Ya kalau sudah itu ya bagaimana kebijakan strategi nasional, pencegahan korupsi terus. Saya sudah turun hampir ke semua provinsi dengan KPK untuk hati-hati terhadap area rawan korupsi. Pencegahan terus, perencanaan terus," jelasnya.


Tjahjo enggan mengaitkan korupsi dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berbiaya besar. Dia mengatakan pelaku korupsi adalah oknum, bukan partai atau pemerintah.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com