detikNews
2019/10/15 15:55:28 WIB

PAN Legawa Sandiaga Lepas Kemeja Biru untuk Balikan dengan Gerindra

Elza Astari Retaduari - detikNews
Halaman 1 dari 2
PAN Legawa Sandiaga Lepas Kemeja Biru untuk Balikan dengan Gerindra Sandiaga Uno (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Sandiaga Uno 'melepaskan' kemeja birunya, lalu kembali berlabuh ke Gerindra. PAN pun legawa Sandiaga mencopot kemeja biru yang saat Pilpres 2019 menjadi identik partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga selain Gerindra.

"Setahu saya, itu (kemeja biru) hanya tanda khusus pasangan Prabowo-Sandi. Kalau sekarang dilepas, boleh saja. Sebab, kontestasi pilpresnya sudah selesai. Tidak perlu lagi ada tanda-tanda khusus begitu," ujar Wasekjen PAN Saleh Daulay kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).

PAN menjadi salah satu pengusung Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019. Selain PAN dan Gerindra, pengusung pasangan tersebut adalah Partai Demokrat, PKS, dan Berkarya. Saleh menilai tak ada yang salah dengan pencopotan simbol-simbol pilpres dari seseorang.


"Prabowo-Sandi kan sudah kalah. Simbol-simbol yang melekat sudah semestinya ditanggalkan. Kalau tidak ditanggalkan, kasihan Sandi-nya. Dia akan pakai baju warna seperti itu terus," tuturnya.

Soal keputusan Sandiaga kembali ke Gerindra, PAN juga memberikan dukungan. Sandiaga disebut mempunyai hak untuk memilih afiliasi politik.

"Kalau dulu, katanya, akan keluar dari Gerindra, itu juga adalah hak dia. Kalau sekarang mau masuk lagi, tidak ada yang bisa melarang," kata Saleh.

PAN Legawa Sandiaga Lepas Kemeja Biru untuk Balikan dengan GerindraSaleh Daulay (Dok. Pribadi)

"Lagian saya tidak melihat ada kesungguhan Sandi untuk bergabung dengan salah satu partai politik tertentu. Begitu juga partai-partai politik, tidak ada yang berharap agar Sandi bergabung. Jadi, tidak ada masalah sama sekali," tambah anggota DPR itu.

Saat Pilpres 2019, Sandiaga memang sempat dikabarkan akan berpindah ke partai sekutu Gerindra. Bahkan Sandiaga disebut akan berpindah hati dengan menjadi kader PAN. Namun hingga Pilpres berakhir, kabar tersebut memang tidak terealisasi.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com