Divonis Bebas, Perekam 'Penggal Jokowi': Saya Akan Lebih Hati-hati

Divonis Bebas, Perekam 'Penggal Jokowi': Saya Akan Lebih Hati-hati

Zunita Putri - detikNews
Senin, 14 Okt 2019 18:13 WIB
Ina Yuniarti didampingi pengacaranya. (zunita/detikcom)
Ina Yuniarti didampingi pengacaranya. (zunita/detikcom)
Jakarta - Ina Yuniarti, wanita yang memviralkan video seorang laki-laki melontarkan ancaman akan 'memenggal kepala' Presiden Joko Widodo (Jokowi), divonis bebas oleh hakim. Ina berjanji akan lebih hati-hati dalam bersikap.

"Iya sudah pasti saya berhati-hati, lebih hati-hati lagi ke depannya. Insyaallah karena saya warga yang baik, saya akan menjalani dengan baik," kata Ina di PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).


Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya. Setelah keluar dari tahanan, ia akan kembali mengurus anak-anaknya yang selama ini ditinggalkannya karena harus mendekam di penjara.

"Kembali ke kehidupan normal, terutama keluarga saya, yaitu anak saya. Anak saya sudah menunggu lama. Mereka hanya bertiga di sana, dan sekarang saya kembali pada mereka. Alhamdulillah," katanya.


Kasus ini, kata Ina, akan terus menjadi pelajaran buatnya. Ia juga mengaku tak menaruh dendam kepada siapa pun.

"Ini pelajaran buat saya dan saya tidak akan mengulanginya lagi. Saya akan kembali normal seperti biasanya. Yang jelas yang pasti tidak ada dendam atau pun apa," ucapnya.

Sebelumnya, Ina dinyatakan bebas oleh ketua majelis hakim Yuzaida. Selain itu, hakim dalam amar putusannya memerintahkan pemulihan hak-hak Ina dan mengembalikan kedudukan serta harkat dan martabatnya.


Simak juga video "Pria Pengancam Penggal Jokowi Kirim Surat Maaf ke Presiden" :

[Gambas:Video 20detik]

(zap/idh)