detikNews
2019/10/14 15:16:12 WIB

Polres Bogor Kota Ungkap 17 Kasus Narkotika Sepanjang September 2019

Sachril Agustin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Polres Bogor Kota Ungkap 17 Kasus Narkotika Sepanjang September 2019 Foto: Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser (Sachril/detikcom)
Bogor - Polresta Bogor Kota meringkus 20 orang tersangka dari penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan sabu sepanjang September 2019. Polisi menyita barang bukti sabu seberat 60,3 gram dan 477 gram ganja.

Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser mengatakan, salah satu tersangka, PJ (27) adalah petani ganja. Ganja tersebut, ia tanam sendiri di halaman belakang rumahnya, di Desa Pabuaran, Kemang, Kabupaten Bogor.

"Ketika ditangkap, ditemukan ada 3 ganja yang sedang ditanam di sebuah pot," katanya, di Polres Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (14/10/2019).


Menurut pengakuan pelaku, kata Hendri, PJ sudah 3 bulanan menjadi petani ganja. Namun kata dia, hal tersebut masih dalam pengembangan.

Sebab, sambung dia, ganja yang ditanam butuh waktu 4-5 bulan sampai bisa panen dan siap dijual.

"Pelaku menjual ganja sesuai paket. Ada yang satu paket Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 200 ribu. Tergantung besarannya," jelas dia.
Polres Bogor Kota Ungkap 17 Kasus Narkotika Sepanjang September 2019Foto: Polresta Bogor Ungkap Kasus Narkoba (Sachril/detikcom)

Hendri mengungkapkan, PJ bisa menanam ganja karena daerah rumahnya, berada di perkampungan. Situasi tersebut dinilai membuat PJ leluasa melakukan aktivitas ilegalnya.

"Rumahnya bukan di perumahan ya, di kampung-kampung. Di mana jarak dari satu rumah ke rumah lainnya tidak saling berdempetan. Dia punya halaman di belakang, kecil, dia tanami (ganja). Kreatif lah," tutur dia.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com