detikNews
2019/10/14 08:27:13 WIB

Round-Up

Fakta-fakta Penusukan di Wamena

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Fakta-fakta Penusukan di Wamena Foto: Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Rolando/detikcom)
Jayapura - Deri Datu Padang (30), seorang pekerja bangunan di Wamena, Papua, tewas ditikam. Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau akan mengevaluasi mengapa lokasi penikaman yang menewaskan warga Toraja, Sulsel, di Wamena, Jayawijaya, Papua, tak ada aparat yang berjaga.

Dirangkum detikcom, Minggu (13/10/2019), itu terjadi pada Sabtu (12/10). Deri ditikam oleh orang tak dikenal berjumlah dua orang dengan ciri-ciri satu orang dewasa pakai baju merah dan satu anak remaja. Berikut fakta-faktanya:

Pelaku Diduga 2 Orang

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, kasus penikaman terhadap almarhum Deri Datu Padang terjadi saat korban melintas di dekat Jembatan Woma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (12/10).

Awalnya, korban bersama lima rekan lainnya berboncengan menggunakan empat unit sepeda motor saat kembali dari lokasi kerja mereka di depan Gereja Katolik Paroki Woma menuju Kota Wamena.



Ketika sampai di depan Jembatan Woma, korban yang tepat berada pada iring-iringan paling depan, tiba-tiba ditikam oleh orang tak dikenal yang berjumlah dua orang. Pelaku berciri-ciri pria dewasa memakai baju merah dan satunya masih remaja. Keduanya melarikan diri ke arah kuburan lama.

Kapolda Duga Pelaku Anak-anak yang Tak Jelas

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau menduga pelaku adalah anak-anak muda yang tidak punya pekerjaan jelas. Bahkan, para pelaku dianggap Kapolda kerap melawan ketertiban.

"Itu anak-anak yang free man yang hidupnya mau enak saja, tidak mau bekerja, hanya mau mengganggu yang lain. Mau dapat hasil yang banyak dengan cara-cara yang tidak benar," kata Irjen Paulus di Timika, Papua, seperti dilansir Antara, Minggu (13/10/2019).
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com