detikNews
2019/10/14 08:26:17 WIB

Muhammadiyah Minta Polisi Selidiki Crosshijaber

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Muhammadiyah Minta Polisi Selidiki Crosshijaber Sekum PP Muhammadiyah (Foto: Jefrie/detikcom)
Jakarta - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti meminta polisi segera menyelidiki kelompok crosshijaber atau akun media sosialnya. Polisi juga bisa menyelidiki motif dibalik crosshijaber.

"Polisi segera melakukan penyelidikan terhadap sinyalemen crosshijabers. Polisi dapat menyelidiki akun media sosial yang mereka gunakan. Selain itu polisi dapat menyelidiki siapa para pelaku dan motif dibalik aksi yang mereka lakukan," kata Abdul Mu'ti kepada wartawan, Minggu (13/10/2019).

"Jika ada upaya mereka sengaja melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat, maka dapat dilakukan proses hukum lebih lanjut," sambung dia.



Komunitas crosshijaber dimaksud adalah pria yang berpenampilan menggunakan hijab, bahkan bergaya ala hijab syar'i lengkap dengan cadar. Istilah crosshijaber diambil dari crossdressing, di mana pria mengenakan gaun wanita dan tampil dengan makeup. Crosshijaber bahkan memiliki komunitas di Facebook dan Instagram, dan bahkan ada tagarnya sendiri.

Mu'ti menyebut jika kelompok crosshijaber yang mengalami penyimpangan psikologi harus dilakukan pembinaan. Seorang pria yang sengaja mengenakan hijab dan cadar menyimpang ajaran agama islam.

"Jika mereka adalah kelompok yang mengalami penyimpangan psikologis maka harus dilakukan pembinaan. Kalau mereka para laki-laki sengaja berbusana perempuan bercadar, memang tidak dapat dibenarkan. Tetapi solusinya tetap berupa pembinaan Agama," ujar dia.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com