detikNews
2019/10/13 21:13:27 WIB

Round-Up

Perlawanan Istri Eks Dandim Kendari Usai Nyiyiri Wiranto

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Perlawanan Istri Eks Dandim Kendari Usai Nyiyiri Wiranto Irma Nasutin dan Kolonel HS (Foto: Antara Foto/Jojon)
Kendari - Postingan nyinyir Irma Nasution, mengantarkan suaminya eks Dandim Kendari, Kolonel Hendi Suhendi (HS), untuk dicopot dan ditahan 14 hari karena melanggar etik. Kini, Irma pun dibela 52 advokat jika kasusnya dilaporkan ke polisi.

"Saya cuma menyampaikan saja bahwa di dalam kuasa ini yang tergabung di kantor saya, Supriadi & co, kurang-lebih sekitar 52 orang pengacara. Jadi inisiatif saya sendiri dalam hal pendampingan istri beliau (Irma Nasution)," papar kepada sejumlah rekan media, Minggu (13/10/2019).

Supriadi juga menegaskan bahwa status nyinyir yang diposting Irma Nasution, istri eks Dandim Kendari Kolonel HS yang sudah viral di media sosial bukan terkait penusukan Wiranto. Postingan status itu tak menyebut nama Wiranto sama sekali.

"Kalau saya kan dari postingan itu ada jawaban, ada komen lantas diposting itu juga dijawab bahwa tidak ada niatan untuk menyiyir atau seperti apa dan ataukah memang tidak menjurus ke situ (Wiranto) ia semata-mata curhatan pribadi saja tapi tidak menuju kepada pak wiranto," terangnya.



Sebagai istri seorang prajurit, lanjut Supriadi, Irma Nasution paham betul bagaimana harus bersikap. Supriadi menyebut mustahil jika Irma Nasution menghina atasan suaminya.

"Kita berlogika saja masuk akal suaminya seorang prajurit berani menghina atasan kira-kira kan mustahil," sambungnya.
Perlawanan Istri Eks Dandim Kendari Usai Nyiyiri WirantoFoto: kuasa hukum istri eks Dandim Kendari jumpa pers soal status nyinyir istri kolonel HS (Siti-detikcom)

Selayaknya ibu-ibu yang lain, apa yang dilakukan Irma Nasution kala itu hanya ingin menuliskan tentang isi hatinya saja.

"Sama sekali tidak ada kan di situ (postingan) sama sekali tidak menyebut nama, memang semata-mata dia bikin status, status untuk kepentingan pribadi saja tapi tidak ada untuk men-justice atau mengerucut menuju ke dia (wiranto)," tegasnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com