Jenazah Korban Penikaman di Wamena Akan Diterbangkan ke Toraja

Jenazah Korban Penikaman di Wamena Akan Diterbangkan ke Toraja

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 13 Okt 2019 12:28 WIB
Pertemuan Forkompimda dengan warga di Gedung Tongkonan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019). (Antara/HO-Polres Jayawijaya
Pertemuan Forkompimda dengan warga di Gedung Tongkonan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019). (Antara/HO-Polres Jayawijaya
Jayapura - Seorang pekerja bangunan di Wamena, Papua, bernama Deri Datu Padang (30) tewas ditikam orang tak dikenal. Jenazahnya akan diterbangkan ke kampung halaman.

Seperti dilansir Antara, Minggu (13/10/2019), Wakapolres Jayawijaya AKP Leonard Yoga mengatakan pengurusan dan pengantaran jenazah yang bertanggung jawab adalah Forkompinda. Rencananya Senin (14/10) akan diterbangkan ke Toraja.

"Pertemuan pada Sabtu (12/10) malam, Forkompinda mengambil langkah untuk bertemu dengan masyarakat IKT di Gedung Tongkonan," kata AKP Leonard.


Berdasarkan data lapangan dan informasi yang dihimpun Antara, peristiwa penikaman itu terjadi pada hari Sabtu (12/10) sekitar pukul 15.20 WIT di Jembatan Wouma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Ketika itu, enam tukang menggunakan empat unit kendaraan bermotor yang saling berboncengan pulang dari kerja di bangunan Depan Paroki Wouma menuju Kota wamena.

Tiba-tiba di depan Jembatan Wouma, pengendara motor yang di depan yang dikendarai oleh Deri Daru Padang (30) ditikam oleh orang tak dikenal (OTK) berjumlah dua orang dengan ciri-ciri satu anak dewasa pakai baju merah dan satu anak remaja.


Setelah ditikam, pengendara motor yang paling depan, yakni Deri Datung Padang yang membonceng Bunga Simon, terjatuh, kemudian bangun kembali mengendarai motornya.

Korban lantas melapor ke Pos Brimob, dekat Pasar Wouma, kemudian yang bersangkutan dibawa ke RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, informasi terakhir menyebutkan korban luka tikam meninggal dunia karena luka yang serius di bagian perut.


Simak Video "14 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan di Wamena"

[Gambas:Video 20detik]

(imk/imk)