detikNews
2019/10/12 08:36:08 WIB

Akbar Alamsyah Meninggal Dunia, YLBHI Minta Polisi Tak Tutupi Fakta

Audrey Santoso - detikNews
Halaman 1 dari 3
Akbar Alamsyah Meninggal Dunia, YLBHI Minta Polisi Tak Tutupi Fakta Foto: Ketua YLBHI Asfinawati (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menduga ada fakta yang ditutupi pihak kepolisian terkait kejadian yang menimpa seorang pemuda bernama Akbar Alamsyah. Akbar dinyatakan meninggal dunia usai dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena tempurung kepalanya pecah. YLBHI meminta kepolisian untuk jujur.

"Pernyataan yang berbeda-beda ini jelas mencurigakan," kata YLBHI, Asfinawati, kepada detikcom, Sabtu (12/10/2019).


Pernyataan yang dimaksud merujuk penjelasan pihak kepolisan yang simpang siur. Polisi sempat menjelaskan Akbar menderita luka di bagian kepala akibat terjatuh dari pagar depan Restoran Pulau Dua, saat demo ricuh di kawasan DPR, Rabu (25/9).

Polisi ketika itu menyebut Akbar dievakuasi oleh pekerja bangunan yang sedang melakukan renovasi di sekitar kawasan DPR, namun tak disebutkan ke mana Akbar dievakuasi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com