detikNews
Jumat 11 Oktober 2019, 22:17 WIB

Polisi Imbau Mahasiswa di Bekasi Tak Turun ke Jalan Saat Pelantikan Presiden

Isal Mawardi - detikNews
Polisi Imbau Mahasiswa di Bekasi Tak Turun ke Jalan Saat Pelantikan Presiden Foto: Ilustrasi demo (Grandyos Zafna)
Bekasi - Polisi di Bekasi mengimbau mahasiswa untuk tidak turun ke jalan berkaitan dengan adanya rencana Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang akan melakukan aksi saat pelantikan presiden dan wakil presiden. Para mahasiswa diimbau menciptakan situasi kondusif saat pelantikan berlangsung 20 Oktober nanti.

"Sampai sekarang belum ada info. Tapi saya menghimbau tidak perlu, mari kita jaga kondusifitas negara dan ibu kota," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto melalui pesan singkat, Jumat (11/10/2019).

Sementara Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Erna Ruswing menyebut pihaknya tetap menyiapkan pengamanan sebagai langkah antisipasi.

"Ya di pintu-pintu keluar tol, mereka ada titik kumpulnya tersendiri, namun untuk sekarang kita belum dapat informasi," ujar Erna.

Polisi juga akan melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya kelompok mahasiswa atau pelajar yang akan ikut aksi demo.

"Misalkan ada terlihat pelajar ngumpul ya diarahkan untuk balik lagi ke sekolah ya suruh kembali, kita akan melakukan patroli," ujar Erna.



Sementara itu Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma juga mengatakan hal senada. Pihaknya tetap memantau pergerakan mahasiswa terkait rencana aksi itu.

"Kita kan sudah ketemu, sudah kita imbau BEM-nya, mahasiswanya, setelah melihat kemarin chaos begitu mereka tidak tertarik ke Jakarta. Ya tetap lah kita monitoring, kalau ada ya kita imbau mereka nggak usah berangkat tapi sudah ketemuan dengan kita nggak ada (yang berangkat ke Jakarta)," ujar Candra.

Sementara Polres Metro Bekasi menyiapkan 1.100 personel untuk menjaga terminal, stasiun, hingga gerbang tol. Perbatasan Karawang-Kabupaten Bekasi-Kota Bekasi juga akan dijaga.

Candra menyebut polisi masih melakukan pengamanan kepada para pelajar yang hendak ikut aksi. "Iya masih (pengamanan pelajar)," ujar Candra.

Pihaknya juga telah melakukan pencegahan dini dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah. "Sama ke kepala sekolah sudah kita imbau sudah kita kumpulin, kemudian anak-anak kemarin tetap kita amankan dan kasih nasihat lah, mereka hanya ikut-ikutan juga itu," ujar Candra.


(isa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com