Usai Tusuk Kapolsek, Istri Abu Rara Ngamuk Tuding-tuding Keamanan Wiranto - Halaman 2

Usai Tusuk Kapolsek, Istri Abu Rara Ngamuk Tuding-tuding Keamanan Wiranto

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 11 Okt 2019 16:42 WIB
Kapolsek Menes Kompol Dariyanto saat bersalaman dengan Menko Polhukam Wiranto sebelum terjadi penusukan. (Dok. Polres Pandeglang)
Kapolsek Menes Kompol Dariyanto saat bersalaman dengan Menko Polhukam Wiranto sebelum terjadi penusukan. (Dok. Polres Pandeglang)


Akibat serangan ini, Dariyanto mengalami luka di punggung dan tangan. Dia sempat berjalan sekitar 500 meter ke puskesmas terdekat begitu terkena tusukan. Dariyanto mendapat beberapa jahitan di luka bagian punggungnya.


Peristiwa ini terjadi pada Kamis (10/10) siang. Saat itu, Wiranto baru saja mengikuti acara di Universitas Matla'ul Anwar (Unma) di Pandeglang, Banten. Saat itu Wiranto hendak naik helikopter untuk kembali ke Jakarta dari alun-alun Menes.

Abu Rara menyelinap petugas penjagaan dan menusuk Wiranto yang baru saja keluar dari mobil. Tak lama kemudian, istri Abu Rara, Fitria, menyerang Kapolsek Menes.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Abu Rara sebenarnya tidak kenal Wiranto. Abu Rara hanya mengambil momen ketika ada ramai-ramai di alun-alun Menes. Abu Rara memilih menyerang pejabat pemerintah, sementara istrinya diminta menyerang polisi.


"Amaliyah Abu Rara sifatnya spontan. Dia sudah punya framing, bahwa sasaran amaliyah dia adalah thogut, kalau nggak lembaga pemerintah ya kepolisian. Makanya ketika ada momentum tersebut, dimanfaatkan Abu Rada bersama istrinya melakukan amaliyah/serangan kepada pemerintah dan aparat kepolisian yang berjaga saat itu," kata Dedi di kantornya, Jumat (11/10).
Halaman

(bri/jbr)