detikNews
Jumat 11 Oktober 2019, 14:24 WIB

Polisi: Dugaan Sementara, Aktivis Walhi Meninggal karena Laka Tunggal

Budi Warsito - detikNews
Polisi: Dugaan Sementara, Aktivis Walhi Meninggal karena Laka Tunggal Foto: Budi Warsito/detikcom
Medan - Polisi membeberkan dugaan sementara soal penyebab meninggalnya aktivis Walhi Sumatera Utara (Sumut) yang ramai dibahas. Dugaan sementara, pria bernama Golfrid Siregar itu meninggal karena kecelakaan tunggal.

"Dugaan sementara ini, sampai dengan proses yang kita lakukan saat ini dapat disimpulkan bahwa korban ini meninggal karena laka tunggal," ungkap Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto di Mapolda Sumut, Jumat (11/10/2019).


Dugaan sementara itu didapat polisi berdasarkan fakta dan temuan hasil penyelidikan Kepolisian serta pemeriksaan saksi-saksi.

"Dari fakta-fakta yang kita peroleh melalui penanganan lakalantasnya maupun dugaan tindak pidana lain, ternyata hanya kasus pencurian. Untuk dugaan lainnya masih kita selidiki," bebernya.

"Sementara ini itu. Jangan dipelintir-pelintir ya," ujar Irjen Agus.


Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini mengungkapkan, fakta yang ditemukan, ada beberapa luka di tubuh Golfrid. Luka itu berada di bagian tubuh sebelah kanan.

"Baik di kepala dan kaki. Dari sisi kendaraan, lampu sein kanan, stang kanan, shock kanan juga rusak," terangnya.

Dari foto yang ditunjukkan, celana korban juga terlihat kotor di sebelah kanan. Foto itu diambil saat korban berada di RS Mitra Sejati.

Sedangkan tindak pidana yang telah terungkap adalah kasus pencurian dan pemberatan dilakukan oleh tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya adalah Morado Silalahi alias Kempes, Feri Sihombing, dan Wandes Naibaho.
(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com