Ulama Jabar Siap Kenalkan Damainya Islam Indonesia di Inggris

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 10 Okt 2019 18:26 WIB
Lima ulama terpilih dari Jawa Barat akan berangkat ke Inggris untuk mengikuti program English for Ulama. (Foto: Azizah/detikcom)
Jakarta - Lima ulama terpilih dari Jawa Barat akan berangkat ke Inggris untuk mengikuti program English for Ulama. Kelima ulama ini akan memperkenalkan Islam Indonesia kepada masyarakat Inggris.

Lima ulama yang terpilih adalah Wifni Yusifa, Ridwan Subagya, Ihya Ulumunudin, Beni Safitra, serta Hasan Al-Banna dan akan tinggal di lima kota berbeda di Inggris. Mereka hari ini dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di kantor British Council, Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019).

"Kita mau memperkenalkan Islam di Indonesia. Betapa indah dan damainya Islam di Indonesia. Dan kita juga mau bawa tentang budaya Indonesia seperti apa. Kita juga sebaliknya ingin membawa sebanyak mungkin ilmu dari sana untuk dibagikan di Indonesia. Saling sharing dengan orang-orang di sana," kata salah satu ulama, Wifni, saat ditemui di lokasi.


 Wifni Yusifa Wifni Yusifa Foto: Azizah/detikcom


Wifni akan ditempatkan di Kota Birmingham, Inggris. Wifni mengatakan dirinya akan melakukan dialog dengan berbagai komunitas lintas agama di Inggris untuk berbagi pandangan dalam Islam, salah satunya tentang isu perempuan.

"Iya, itu (isu perempuan) salah satu juga. Karena mungkin masih ada sebagian orang di sana yang masih menganggap Islam mendiskriminasi perempuan, atau yang lain. Nah kita mau meluruskan itu, sebetulnya Islam tidak seperti itu dalam melihat perempuan," ujar Wifni.

"Kita juga ada interfaith dialogue, jadi ada obrolan dengan orang-orang yang berbeda agama dengan kita. Kita lihat bagaimana pandangan mereka. Ini bisa memperkaya perspektif kita juga," lanjutnya.



Wifni berasal dari Garut dan mewakili unsur Fathayat Nahdatul Ulama (NU). Selain Wifni, ada pula Beni Safitra asal Kota Sukabumi yang merupakan pengajar Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Beni mengaku tak menyangka dirinya bisa terpilih dan akan ditempatkan di Kota Manchester.

"Saya ditetapkan di Manchester. Subhanallah, saya belum pernah membayangkan ini. Ini pertama kali untuk saya. I can not stop crying," ungkap Beni.

Menurut Beni, dirinya juga akan memperkenalkan tentang Islam Indonesia yang penuh toleransi. Ia pun mengaku siap berdiskusi jika ada yang ingin belajar tentang keislaman Indonesia.

"(Akan membawa) tentunya nilai-nilai keislaman. Kita menerapkan saat diberi sebuah kesempatan untuk berdialog dengan senang hati kita akan jelaskan. Bahkan kalau ada anak-anak yang mau belajar tentang Islam dan seperti apa keislaman itu, bismillah saya siap," ungkapnya.


Beni Safitra Beni Safitra Foto: Azizah/detikcom


Acara pelepasan kelima ulama itu juga dihadiri Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins serta Direktur British Council Indonesia Paul Smith.

English for Ulama adalah program yang berfokus pada peningkatan kapasitas ulama di Jawa Barat. Dalam kunjungan ke Inggris, para ulama akan terbagi ke beberapa kota, yaitu London, Bristol, Cardiff, Manchester, dan Birmingham untuk berdiskusi, ceramah, dan bertukar pandangan mengenai keberagaman budaya dan agama di Indonesia dengan beberapa sekolah, universitas, organisasi keagamaan dan komunitas lokal di Inggris.

Lima ulama ini terpilih dari 30 ulama yang telah menyelesaikan pelatihan Bahasa Inggris yang diadakan oleh British Council. Pada proses seleksi pelatihan, 30 ulama tersebut telah terpilih dari 265 pendaftar. (azr/knv)