detikNews
Kamis 10 Oktober 2019, 14:34 WIB

Lagi, UU KPK Baru Digugat ke MK

Andi Saputra - detikNews
Lagi, UU KPK Baru Digugat ke MK Ilustrasi (dok. detikcom)
FOKUS BERITA: KPK di Ujung Tanduk
Jakarta - UU KPK baru yang belum diberi nomor kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk ketiga kalinya. Kali ini diajukan oleh pengacara dari Bekasi, Gregorius Yonathan Deowikaputra.

"Menyatakan pembentukan UU Nomor... Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30/2020 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi tidak memenuhi ketentuan pembentukan UU berdasarkan UUD 1945," demikian bunyi petitum Deowikaputra sebagaimana dilansir website MK, Kamis (10/10/2019).

Pemohon meminta MK tidak terjebak pada materi isi UU KPK baru. Namun lebih menitikberatkan kepada prosedur pembuatan UU yang terburu-buru dan tidak sesuai prosedur.

"MK dapat terjebak pada pandangan yang subjektif dan perdebatan yang tidak berujung mengingat setiap orang atau masyarakat akan mempunyai persepsi yang berbeda atas bermanfaat atau tidaknya suatu UU," ujarnya.

Salah satu alasannya, UU KPK baru meniadakan syarat penyelidikan KPK, yaitu menyelidiki kasus yang mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat. Hal itu dinilai bertentangan dengan Putusan MK Nomor 012-016-019/PUU-IV/2016.

"Menyatakan pembentukan UU Nomor... Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30/2020 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," ujarnya.

Gugatan ini merupakan gugatan ketiga. Dua berkas permohonan sebelumnya telah masuk ke MK. Gugatan pertama diajukan oleh 18 mahasiswa. Adapun gugatan kedua diajukan oleh sekelompok advokat yang sedang menempuh S2. Mereka sangat ngotot agar MK segera mengabulkan, meski UU KPK itu belum memenuhi syarat formil, yaitu belum diberi nomor oleh presiden.

"Ini mendahului Tuhan ini. Nanti kita lihat perkembangan. Lihat perkembanganlah bagaimana ke depan, ya. Baik," kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang di gedung MK pada 30 September 2019.


Siapa Dukung Perppu KPK? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(asp/rvk)
FOKUS BERITA: KPK di Ujung Tanduk
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com