detikNews
Kamis 10 Oktober 2019, 09:08 WIB

Gibran Dinilai Bangun Dinasti Politik, PPP: Tak Ada Larangan Dalam UU

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Gibran Dinilai Bangun Dinasti Politik, PPP: Tak Ada Larangan Dalam UU Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Foto: dok. pribadi)
Jakarta - Pencalonan Gibran Rakabuming di Pilwalkot Solo dianggap bakal terbaca sebagai dinasti politik Joko Widodo (Jokowi). PPP mengatakan tak ada larangan membangun dinasti politik di Indonesia.

"Tentang dinasti politik juga tak ada larangan di UU. Awalnya sempat dilarang namun kemudian dibatalkan MK. Dalam konteks ini tak ada larangan dinasti politik," kata Wasekjen PPP, Ahmad Baidowi kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).



Pria yang akrab disapa Awiek itu mengatakan, tak ada salahnya Gibran maju sebagai Wali Kota Solo. Mengingat syarat-syarat sebagai walkot telah dipenuhi putra Presiden Jokowi itu.

"Ada persyaratan UU baik usia, pendidikan, kesehatan, tidak tercela, tidak sedang dicabut hak politik, tidak sedang menjadi napi dan syarat2 lainnya. Selama itu terpenuhi maka siapapun boleh maju pilkada. Pilkada langsung memberi peluang kepada segenap elemen masyarakat utk maju pilkada asalkan memenuhi persyaratan. Bahkan tidak hanya melalui parpol tapi juga independen. Jangankan keluarganya presiden, orang biasa pun punya kesempatan yang sama utk maju pilkada. Karena yang terpenting bagaimana mereka bisa memenangkab kontestasi. Yakni elektabilitasnya tinggi," tutur Awiek.

"Kalaupun itu dimaknai dinasti politik, toh tak ada larangan dalam UU dan itu menjadi konsekuensi demokrasi," imbuh dia.



Langkah putra pertama Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, menatap Pilwalkot Solo jadi isu panas saat ini. Founder lembaga survei Indo Barometer M Qodari sebelumnya menilai pencalonan Gibran ini memang bakal riuh terbaca sebagai dinasti politik sang Presiden.

"Mau nggak mau orang akan membaca seperti itu karena dinasti politik terdefinisi di mana keluarga menjadi penerus atau menjadi suksesor untuk jabatan publik, terutama kepala daerah dan kepala pemerintahan," kata Qodari kepada wartawan, Rabu (9/10).


Simak Video "Bakal Nyalon Wali Kota Solo, Gibran Titipkan Bisnis ke Kaesang"

[Gambas:Video 20detik]


(mae/eva)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com