detikNews
2019/10/09 20:58:22 WIB

Trauma, Warga Asal Sumut yang Jadi ASN di Wamena Minta Pindah Tugas

Khairul Ikhwan Damanik - detikNews
Halaman 1 dari 2
Trauma, Warga Asal Sumut yang Jadi ASN di Wamena Minta Pindah Tugas Mardelina dan anak-anaknya saat turun dari bus di Kantor Gubernur Sumut. (Khairul/detikcom)
Medan - Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, menyebabkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di puskesmas mengalami trauma berat. ASN bernama Mardelina N Manurung itu memboyong keempat anaknya ke Medan dan berharap Gubernur Edy Rahmayadi membantu proses pindah tugasnya.

Mardelina sebelumnya bertugas sebagai analis di puskesmas di Wamena. Begitu kerusuhan terjadi, dia panik. Selama 15 tahun tinggal di sana, tak pernah seperti itu. Api membakar semuanya.


Dia membawa apa yang ada, lalu menyelamatkan bersama keempat anaknya. Sementara sang suami tak bisa ikut karena bertugas sebagai bintara di Polres Jaya Wijaya.

Saat bertemu dengan Edy Rahmayadi di kantor Gubernur Sumut di Medan, Rabu (9/10/2019), Mardelina meminta solusi persoalan yang dialaminya. Dia trauma, tak ingin kembali ke Wamena.

"Saya analis, Pak. Di puskesmas. Kalau bisa, saya berharap tugas di sini saja. Tak mau kembali ke Wamena. Trauma di sana," kata Mardelina, yang kampung halamannya berada di Tiga Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com