Dipakai Buat Daftar Sopir Taksi Online, Begini Cara Pelaku Bikin KTP Palsu

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 17:30 WIB
Foto: Polisi rilis pemalsuan dokumen (Jefrie Nandy-detikcom)

"Untuk yang SKCK juga sama bahannya asli. Dia (tersangka) gunakan cairan untuk menghapus tulisannya. Tetapi lembarannya asli, tetap. Ada logonya, ada tulisan-tulisan ini, tulisan airnya. Hanya ini saja yang diubah, disesuaikan dengan data pemohon," jelasnya.

Sementara Arie memastikan bahwa cap atau stempel pada KTP buatan NF ini palsu.

"Ini ada cap palsu dari Polres-polres. Ada Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, bahkan yang Bogor juga ada, Depok juga ada. Jadi dari berbagai Polres," imbuhnya.

Tersangka menjual KTP palsu ini via Facebook. Sejauh ini sudah ada 5 pelaku lain yang menggunakan KTP palsu tersebut untuk mendaftarkan diri sebagai sopir taksi online.

Atas perbuatannya ini, para tersangka dijerat dengan Pasal 263 dan Pasal 264 KUHP dengan hukuman maksimal 8 tahun kurungan penjara. Bagi para pemesan jasa dokumen palsu ini juga akan dikenakan pasal 263 ayat 2 dan 264 ayat 2.

Halaman

(mea/mea)