ADVERTISEMENT

Jokowi: Singapura Pahami Keinginan RI Awasi Wilayah Udara Sendiri

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 00:00 WIB
Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi juga menyambut tindak lanjut dari pertemuan kepala negara tahun lalu termasuk meningkatnya investasi di Kendal Industrial Park, pengembangan Nongsa Digital Park, dan dukungan pengembangan ekonomi Singapura untuk pembukaan operasi megatron di Batam.

"Kami juga sepakat untuk mendorong finalisasi yang cepat untuk ratifikasi investasi bilateral yang ditandatangani tahun lalu. Dengan infrastruktur, Indonesia menawarkan Singapura untuk membiayai pembangunan beberapa proyek infrastruktur di Makassar, proyek lintasan kereta api di Pare-Pare, lapangan udara di Labuan Bajo," tutur Jokowi.


Indonesia dan Singapura juga sepakat untuk memperkuat kerjasama dalam pendidikan kejuruan (vokasi) yang beroperasi di Politeknik Kendal, pelatihan untuk pemagang dan penggalangan dana inisiasi.

"Yang terakhir, pada digital ekonomi kita sepakat untuk meningkatkan kerja sama pada e-commerce, fintech, beta service, pengembangan dari teknopark dan inovasi regional," kata Jokowi.

Delegasi Indonesia yang hadir antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hingga Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Setelah pernyataan pers bersama, acara dilanjutkan sesi santap malam.

(dkp/dkp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT