detikNews
2019/10/08 06:13:28 WIB

Round-Up

Temuan Mencengangkan dari Kasus Penyekapan Ninoy

Tim detikcom - detikNews
Halaman 3 dari 5
Temuan Mencengangkan dari Kasus Penyekapan Ninoy Ninoy Karundeng di Polda Metro Jaya (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)


Polisi juga menetapkan tersangka RF dan Baros. Kedua tersangka ini diduga berperan mencuri data dari laptop Ninoy.

"Yang bersangkutan meng-copy atau mencuri atau mengambil data laptop milik korban. Dia juga mengintervensi korban dia juga menghapus semua data-data yang ada di HP," jelas Argo.

Berikutnya, ada tersangka Insinyur S. Menurut Argo, S diduga berperan memerintahkan menyalin data yang ada di laptop.

"Kemudian ada juga insinyur S ya. Dia ini sekretaris daripada DKM ya. Dia perannya, dia ada di lokasi kejadian kemudian yang bersangkutan memerintahkan menyalin data daripada data yang ada di laptop," tuturnya.

Ada juga tersangka berinisial TR. Argo menyebut TR diduga berada di lokasi dan memanggil pihak lainnya, F, untuk memeriksa HP Ninoy.
Temuan Mencengangkan dari Kasus Penyekapan NinoyFoto: Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono (Samsuduha)

Berikutnya, ada tersangka SU. Argo mengatakan SU diduga mendapat perintah dari S untuk memperbanyak copy-an data yang dicuri dari laptop Ninoy.

"Yang berikutnya adalah tersangka SU. Ini adalah mendapat perintah dari tersangka S untuk memperbanyak copy-an daripada yang hasil curian di laptop milik korban," jelas Argo.

Tersangka selanjutnya adalah ABK. Tugasnya diduga membuat video dan menyebarkannya kemudian memukuli Ninoy dan mendukung skenario agar Ninoy dibunuh.

"Kemudian yang berikutnya tersangka ABK ini perannya merekam video dan menyebarkan kemudian memukuli, menganiaya korban, dan mendukung perencanaan skenario akan dibunuh di situ," tutur Argo.

Argo menjelaskan tersangka berikutnya adalah IA. Dia diduga ikut menganiaya dan mengusulkan pembunuhan dengan kapak.

"Kemudian yang berikutnya tersangka R. Ini anggota DKM dia ada di lokasi kejadian dan ikut menganiaya korban dan juga ikut mengintimidasi korban. Itu yang 11 tersangka," jelas Argo.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com