detikNews
Selasa 08 Oktober 2019, 01:13 WIB

Selamatkan HP Tercebur, Damkar Bongkar dan Sampai Rela Masuk Got

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selamatkan HP Tercebur, Damkar Bongkar dan Sampai Rela Masuk Got Petugas damkar selamatkan HP warga yang tercebur ke got (Foto: Dok istimewa)
Jakarta - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Provinsi DKI Jakarta menyelamatkan satu unit handphone (HP) warga yang tercebur ke got tertutup beton. Peristiwa bermula saat korban tersandung ketika bermain HP di jalan daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Jadi ceritanya itu pelapor sedang main HP, tiba-tiba tersandung, HP-nya masuk ke got," ujar petugas call center Sudin PKP Jakarta Pusat, Adi, kepada detikcom, Selasa (8/10/2019).



Adi menyebut peristiwa itu terjadi pada Senin (7/10) sekitar pukul 14.30 WIB di pinggir Jalan Pintu Air, Sawah Besar, Jakpus. Kemudian korban melaporkan kejadian ke Pos Damkar Sektor Mangga dua.

"Nah korban ini datang ke Pos kita di sektor Mangga Dua, di Pos Pasar Baru, datang dia ke situ. Lapor ke situ, baru dari tim kita datang ke lokasi dan terlihat memang itu sulit untuk dibukanya gorong-gorongnya," lanjutnya.

Adi mengatakan, sebanyak 5 orang petugas datang ke lokasi. Kemudian petugas langsung membuka beton penutup got menggunakan mesin pemotong.

"Kita tim rescue dari kita punya alat cutter itu, jadi kita buka got tersebut, ternyata bisa, sesuai dengan orang masuk, masuklah dia anggota kita. Kurang lebih 2 meteran gotnya, anggota kita masuk mengambil HP yang tercebur," imbuh Adi.


Butuh waktu 30 menit yang digunakan petugas untuk mengambil HP di dalam got. Adi menyebut petugas sempat mengalami kesulitan saat membuka beton di atas gorong-gorong itu.

"Proses penyelamatan 30 menit lebih deh. Karena yang lamanya membuka akses beton yang menutup drainase itu. Karena kita menggunakan cutter, yang sulit itu doang, membuka gotnya," jelas Adi.

Lebih lanjut, selain menyelamatkan HP yang tercebur, petugas damkar juga menyelamatkan hewan peliharaan yang terperangkap di got. Sementara, petugas pun pernah megevakuasi hewan yang membahayakan masyarakat seperti monyet liar dan ular berbisa.

"Selain itu banyak, tapi untuk piket hari ini penyelamatan HP doang. Kalau di piket lainnya ada ular, monyet, ada kucing. Kucing tercebur di drainase juga tersebut, ada kucing terperosok di pralon, ada banyaklah. Ada ular juga, monyet lepas, liar yang lepas menjadi pengacau masyarakat," imbuhnya.



(lir/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com