detikNews
Senin 07 Oktober 2019, 15:58 WIB

Mahasiswa Kendari Tewas Tertembak, Proyektil Diuji di Belanda-Australia

Audrey Santoso - detikNews
Mahasiswa Kendari Tewas Tertembak, Proyektil Diuji di Belanda-Australia Olah TKP lokasi diduga tempat tewasnya Randi saat demo di Kendari. (Sitti Harlina/detikcom)
Jakarta - Polri akan mengirimkan proyektil temuan di lokasi tertembaknya Randi (21), mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sultra, ke Australia dan Belanda. Proyektil akan diuji di laboratorium forensik (labfor).

"Proyektil yang diduga menyebabkan kematian Randi dan yang tertembus di kaki ibu hamil untuk diperiksa yang lebih ilmiah dan pasti, kami akan uji labfor ke Belanda dan Australia. Ini upaya kita betul-betul membuktikan peristiwa itu terjadi," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adisaputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).


Uji proyektil, menurut Asep, dilakukan di Australia dan Belanda untuk memastikan pemeriksaan objektif. Sementara itu, polisi juga masih memproses dugaan pelanggaran SOP oleh 6 polisi saat pengamanan demonstrasi di DPRD Sultra.

"Keenam anggota diperiksa karena evaluasi internal kami tentang SOP pengamanan unjuk rasa. Jadi masih didalami ada atau tidak keterkaitannya antara 6 anggota yang diperiksa dengan peluru yang mengakibatkan Randi tewas," sambung Asep.

Keenam anggota itu masih berstatus terperiksa. Mereka diduga melanggar SOP yang diperintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian soal larangan membawa senpi saat pengamanan demonstrasi mahasiswa.




Simak juga video Kapolda Sultra Promosi Jabatan, Ombudsman: Masyarakat Kecewa:

[Gambas:Video 20detik]


(aud/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com