Bung Hatta Anti Corruption Award Tak Akan Tarik Penghargaan dari Jokowi

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 07 Okt 2019 11:07 WIB
Foto ilustrasi: Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) serta Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) ingin Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) menarik penghargaan antikorupsi yang telah diberikan ke Joko Widodo tahun 2010 silam. Namun pihak BHACA tak akan menarik penghargaan itu dari Jokowi.

"Kami lebih fokus kepada hal yang menunjang pemberantasan korupsi, ketimbang menanggapi hal-hal yang sifatnya politis," kata Ketua Dewan Pengurus Harian Bung Hatta Anti Corruption Award, Shanti Poesposoetjipto, kepada wartawan, Senin (7/10/2019).



Shanti menjelaskan, BHACA punya misi untuk mengurangi terjadinya korupsi di Indonesia. Pekerjaan penting untuk saat ini adalah mengurangi kesenjangan pemahaman tentang korupsi. Kesenjangan pemahaman itu ternyata masih ditemui BHACA di level pemerintahan maupun masyarakat umum.

"Kami lebih peduli ke sana dulu, karena banyak masyarakat luas di lingkungan pemerintahan, di sektor swasta, masih ada kesenjangan pemahaman tentang korupsi," kata Shanti.



Soal konsistensi Jokowi dalam semangat antikorupsi, Shanti menanggapi dengan penegasan bahwa Jokowi kini adalah Presiden RI. Dia dipilih oleh rakyat lewat Pemilu.

"Yang milih kita-kita juga. Kalau mau menegakkan demokrasi, mari kita hormati Presiden, menjaga stabilitas negara, jangan kita terbawa pandangan yang terlampau sempit," ujar Shanti.