Warga BAB ke Kali, Lurah di Jakbar Segera Bikin 2 Septic Tank Komunal

Warga BAB ke Kali, Lurah di Jakbar Segera Bikin 2 Septic Tank Komunal

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 07 Okt 2019 08:08 WIB
Permukiman di Grogol Petamburan yang tak memiliki septic tank/ Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom
Permukiman di Grogol Petamburan yang tak memiliki septic tank/ Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom
Jakarta - Permukiman di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diketahui membuang limbah rumah tangga ke kali karena tak punya septic tank. Lurah Tanjung Duren Utara, Iskandar, berjanji akan membuat septic tank tambahan.

"Kita sudah mulai action penggalian titik-titik lubang septic tank saya melihat warga sudah ada wc nya cuma buangnya langsung ke kali sehingga kita buatkan lubang untuk septic tank di beberapa titik," ujar Iskandar ketika dihubungi detikcom, Senin (7/10/2019).

Iskandar enggan membeberkan teknisnya karena perlu ada pembahasan dengan pemda dan masyarakat sekitar. Ia hanya menyebut lubang septic tank akan dibuat sebanyak dua titik.

"Yang akan kita buatkan dua titik lubang yang akan menjadi septic tank komunal nanti," ujar Iskandar.



Iskandar belum bisa memastikan titik mana saja yang akan digali. Nantinya, lubang septic tank akan digali diatas 1 meter.

"Kita buat itu komunal, 10 atau lebih seidkit 15 (kk) kita jadikan dalam satu lubang dan itu pasti lebar 1x1 meter," ujar Iskandar.



Limbah kotoran warga yang berada di septic tank, sebut Iskandar, akan diolah sehingga dapat dimanfaatkan. "Tadi pagi sempat ngobrol dengan pak kasudin (LH), limbahnya nanti akan diupayakan menjadi, kolam ikan, cuma saya belum ngerti itu kan teknis ya, makanya besoK pagi mau ketemu dengan beliau, kalau bisa dimodelkan gitu akan lebih baik memang," ujarnya.

Seperti diketahui, sebagian warga di Jakarta Barat ternyata tidak punya septic tank sehingga kotoran dari jamban dibuang lewat saluran yang mengarah ke kali. Salah satu lokasi permukiman warga yang tak punya septic tank itu berada di RT 15 RW 7 Tanjung Duren Utara, Grogol Pertamburan.

Pantauan di lokasi, Sabtu (5/10), rumah-rumah ini hanya berjarak sekitar 1 meter dari kali di sampingnya. Rumah warga dan kali tersebut dibatasi jalan kecil. Jalan itu terlihat hanya bisa dilalui satu sepeda motor.



Air kali yang menjadi tempat pembuangan tinja warga berwarna kehitaman. Bau menyengat pun tercium. Terlihat pipa-pipa yang menjadi saluran pembuangan limbah WC ke kali.

Warga mengatakan tak ada septic tank di lokasi itu karena mayoritas rumah adalah kontrakan. Jadi warga yang tinggal enggan membuat septic tank karena rumah yang mereka tempati adalah kontrakan. (isa/dnu)