ADVERTISEMENT

Round Up

Janji Jokowi di HUT TNI: Prajurit Disejahterakan, Pati Dapat Jabatan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 06 Okt 2019 06:38 WIB
Foto: Presiden Jokowi (Andhika/detikcom)


"Pemerintah juga terus menambah jumlah alutsista untuk menambah target kekuatan pokok minimum tahap kedua, peningkatan kemandirian industri pertahanan nasional juga terus diusahakan sebagaimana diamanatkan UU 16 Tahun 2012 serta pendidikan latihan prajurit TNI untuk mendukung profesionalisme TNI," ujar dia

Dua hal penting juga disampaikan Jokowi terkait peningkatan kesejahteraan prajurit. Pertama, pemerintah menurutnya saat ini sedang mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit TNI dengan jangka waktu 30 tahun. Kedua, meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80% tahun depan.

"Pemerintah terus berusaha meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas kerja bagi prajurit TNI, anggaran pertahanan tahun 2019 yang Rp 121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp 131 triliun di tahun 2020. Pemerintah terus mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun dan akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020," kata Jokowi.


Jokowi mengatakan cita-cita Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi di dunia harus didukung TNI yang kuat. Karena itu, kata Jokowi, pemerintah akan mendorong belanja pertahanan yang memanfaatkan teknologi tinggi.

Parade alutsista dihadirkan dalam acara HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Parade alutsista dihadirkan dalam acara HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho

"Oleh karena itu belanja pertahanan kita arahkan menjadi investasi pertahanan, pemanfaatan teknologi tinggi ke depan tidak bisa ditawar lagi, rencana strategis kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force (MEF) tahap ketiga periode 2019-2024 segera difinalkan, demikian pula rencana jangka panjang hingga 100 tahun Indonesia merdeka. Alutsista yang digunakan TNI harus semakin maju dan SDM TNI harus semakin tangguh dan adaptif dan berjiwa sapta marga," ujar dia.

Di pidatonya, Jokowi sebagai panglima tertinggi TNI juga menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh prajurit. Pertama, TNI diminta mempunyai kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri. Dia juga meminta para prajurit TNI meninggalkan ego sektoral. TNI, kata Jokowi, harus mampu bekerja sama dengan kementerian dan lembaga.

(hri/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT