detikNews
2019/10/05 19:25:41 WIB

Buzzer dan Kakak Pembina

Denny Siregar Bicara soal Anggapan 'Buzzer Propemerintah'

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Halaman 2 dari 3
Denny Siregar Bicara soal Anggapan Buzzer Propemerintah Denny Siregar (Foto: dok. Istimewa)

Dia menanggapi santai label 'buzzer' terhadap dirinya itu. Dia menganggap dirinya bukan buzzer, melainkan influencer. Menurutnya, posisi influencer itu di atas buzzer.

"Ya, saya tersinggunglah, ha-ha-ha.... Bercanda. Buzzer itu corong saja, biasanya malah berbentuk akun robot, follower-nya sedikit dan tidak punya narasi dalam penulisan. Kalau saya lebih tepatnya influencer, di atas buzzer. Karena ide dan tulisan saya berpengaruh pada pembaca," ujar pria yang terkenal karena tagline 'sruput kopinya' ini.

Denny juga berbicara tentang konten-konten yang kerap dia bagikan. Salah satunya soal konten video ambulans yang disebut-sebut membawa batu dan bensin 'logistik' demo di DPR. Denny sempat membagikan video itu lebih dulu dari akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro. Denny diketahui melalui akun @dennysiregar7 mengunggah video itu pada pukul 01.24 WIB, Kamis (26/9). Sedangkan akun @TMCPoldaMetro mengunggahnya pada pukul 02.16 WIB.


TMC pun lantas menghapus video tersebut karena ambulans itu kemudian diakui polisi tak membawa batu. Hal serupa juga diikuti Denny dengan menghapus video itu. Dia mengaku mendapatkan informasi itu langsung dari lapangan.

"Paling cuma satu itu, yang ambulans. Ya, wajarlah. Saya dapat berita dari lapangan, langsung saya unggah tanpa ada birokrasi rumit. Sedetik juga naik. Kalau akun resmi kan nggak bisa gitu, harus ada SOP segala. Ya pantas agak telat. Nggak ada yang aneh. Yang aneh malah orang yang tidak paham SOP dari akun resmi instansi," kata pria yang sempat viral karena tagar #DennySiregarDicariAnakSTM.

"Bukan saya yang nyatakan itu bukan hoax, tapi polisi. Ada tersangka, ada batunya juga di dalam ambulans. Hoax-nya mana? Ketika polisi meluruskan bahwa bukan pegawai medis yang bawa batu, itu namanya klarifikasi. Sedangkan hoax itu berita bohong," sambungnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
BERITA TERBARU +