detikNews
2019/10/05 05:31:38 WIB

Round-Up

3 Kursi Menteri di Balik Tawaran Konsep Gerindra ke Jokowi

Tim Detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
3 Kursi Menteri di Balik Tawaran Konsep Gerindra ke Jokowi Foto: Prabowo bersama DPP Gerindra. (Rachman Haryanto/detikcom).
Jakarta - Isu Gerindra bergabung ke koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin kian santer terdengar. Selain menawarkan konsep dari sang ketum, Prabowo Subianto ke pemerintahan Jokowi, Gerindra kini disebut mengajukan penawaran 3 jatah kursi menteri di kabinet periode kedua Jokowi.

Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Gerindra sudah menyampaikan gagasan kepada pemerintah, tetapi gagasan tersebut masih dibicarakan. Jika gagasan itu diterima, maka Gerindra akan berada di dalam pemerintahan.

"Kalau diterima ya kita masuk, kalau belum bisa diterima ya kemungkinan kita memperkuat pemerintahan dari luar. Memperkuat di bidang pengawasan, legislasi, dan anggaran," ungkap Dasco kepada wartawan, Jumat (4/10/2019).


Gagasan yang disampaikan dalam bentuk konsep. Ada pun tiga tema konsep yang diajukan Jokowi yakni soal ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan ekonomi. Meski begitu, Dasco menyatakan bukan berarti Gerindra meminta 3 jatah kursi menteri.

Meski demikian, isu terlanjur berhembus. Di balik tawaran konsep dari Prabowo, muncul isu terbaru soal nama-nama yang dikabarkan diajukan Gerindra untuk mengisi pos menteri kabinet Jokowi. Tiga orang itu adalah Waketum Gerindra Fadli Zon, Waketum Gerindra Edhy Prabowo dan Sandiaga Uno yang segera kembali ke partai berlambang kepala burung Garuda tersebut.

Dari tiga nama itu, kabarnya Jokowi dipersilakan memilih satu. Namun ada juga kabar lain yang menyebut ada dua nama yang akan diangkut ke Kabinet. Nama Sandiaga bahkan telah diisukan menjadi Menteri Investasi dalam susunan kabinet yang ramai disebar di grup-grup WA.

3 Kursi Menteri di Balik Tawaran Konsep Gerindra ke JokowiFoto: Sufmi Dasco Ahmad. (Ari Saputra/detikcom).

Sandiaga, sesuai bidangnya di sektor ekonomi, diisukan akan menjadi Menteri Investasi. Sementara itu, Fadli Zon saat ini merupakan Ketum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), yang artinya bergerak di bidang ketahanan pangan. Edhy Prabowo pernah menjadi Ketua Komisi IV DPR, yang membidangi pertanian, kehutanan, lingkungan hidup dan pangan. Artinya, Edhy Prabowo dan Fadli Zon bisa saja bersaing untuk satu kursi di Kabinet Kerja jilid II.

Namun Dasco menepis itu. Dia menegaskan Gerindra belum berbicara soal jatah kursi menteri, apalagi menyodorkan nama kadernya untuk masuk di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Meski begitu, dia mengakui Gerindra menunggu perkembangan soal konsep-konsep yang telah disodorkan ke Jokowi.

"Belum bicara orang, baru bicara konsep. Kalau konsep diterima, dilihat pembidangannya, kalau ketemu pembidangannya baru tahu siapa orang yang tepat," kata Dasco.

Keputusan Gerindra untuk bergabung atau tidaknya ke koalisi Jokowi disebut Dasco kemungkinan akan ditetapkan pekan depan sebelum pelantikan Presiden Jokowi pada 20 Oktober 2019. "Ya kita lihat, minggu-minggu depan kemungkinan. Itu kan kewenangan Pak Prabowo," tuturnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com