detikNews
2019/10/05 05:08:32 WIB

Round-Up

Benny Wenda di Balik Rusuh Berdarah di Wamena

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Benny Wenda di Balik Rusuh Berdarah di Wamena Benny Wenda (Foto: BBC Indonesia)
Jakarta - Kericuhan berdarah terjadi di Wamena. Menko Polhukam Wiranto mengatakan tokoh separatis Papua, Benny Wenda, beradad di balik kerusuhan itu.

Kericuhan di Wamena setidaknya mulai pecah sejak Senin (23/9/2019). Ada 16 warga yang dilaporkan tewas saat itu.

"Sementara lagi didata, dapat dilaporkan 16 orang meninggal, warga masyarakat," ujar Kapendam Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto saat dihubungi.



Saat itu, Polisi juga menyebut ada tujuh orang personel kepolisian yang terluka dalam kerusuhan di Wamena. Mereka terluka akibat penyerangan dengan panah.

"Tujuh orang luka-luka. Dia pakai panah busur," ujar Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya saat dihubungi wartawan, Senin (23/9).

Para perusuh yang diduga dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ini, menurut Tonny, menyusup dengan menggunakan seragam SMA ke kelompok pelajar PGRI. Mereka membakar sejumlah bangunan, termasuk kantor bupati di Wamena.

"Kelompok ini mau bikin lagi (rusuh), nyerang malam hari. Mereka kan anarkis. Kita sempat baku tembak sama KKB, sempat dia tembak-tembak di Jalan Irian," sambungnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com