KPK Periksa Rizal Djalil Jadi Saksi Kasus Proyek Air Minum

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 04 Okt 2019 13:55 WIB
Ilustrasi Gedung KPK
Jakarta - KPK memeriksa tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR, Rizal Djalil. Pemeriksaan hari merupakan penjadwalan ulang.

"Rizal Djalil diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LJP. Penjadwalan ulang dari pemeriksaan sebelumnya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (4/10/2019).


Rizal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Komisaris PT Minarta Dutahutama (MD) Leonardo Jusminarta Prasetyo. Rizal Djalil sendiri sudah berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini.

Selain itu, dalam kasus yang sama, KPK hari menjadwalkan pemanggilan sejumlah saksi. Mereka ialah mantan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian PUPR Rildo Ananda Anwar, Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Pengembangan SPAM Dirjen Cipta Karya Lestaryo Pangarso, anggota pokja pengadaan proyek 2017 Suprayitno, Dirut PT Bayu Surya Bakti Kontruksi (BSBK) Olly Yusni Ariani, Bagian Keuangan PT WKE Michael Andry, dan Bisnis Development Manager PT BSBK I Nyoman Yasanegara.


Kasus ini berawal dari OTT yang dilakukan KPK pada 2018 ini. Dalam pengembangan kasus KPK menetapkan dua tersangka baru, yakni Rizal Djalil dan Leonardo.

Rizal diduga mengatur agar PT MD mendapatkan proyek di lingkungan Direktorat SPAM, yaitu proyek SPAM Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hungaria dengan pagu anggaran Rp 79,27 miliar.

Rizal diduga mendapat suap SGD 100 ribu. KPK pada awalnya menjerat 8 orang sebagai tersangka. Kedelapan orang itu saat ini sudah divonis bersalah menerima dan/atau memberikan suap.


Anggota BPK Rizal Djalil jadi Tersangka KPK Terkait Kasus SPAM:
(ibh/fdn)