detikNews
2019/10/04 11:42:25 WIB

Vonis Mati 5 Pemerkosa, PN Bangkalan: Hukuman Mati Tidak Langgar HAM

Andi Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 5
Vonis Mati 5 Pemerkosa, PN Bangkalan: Hukuman Mati Tidak Langgar HAM Foto: Pemerkosa dihukum mati (deni/detikcom)
Bangkalan - PN Bangkalan, Jawa Timur menjatuhkan hukuman mati kepada 5 pemerkosa yaitu Muhammad Sohib, Muhammad Jeppar, Muhammad Hajir, Muhammad, dan Muhammad Hayyat. Dalam putusannya, majelis menegaskan hukuman mati tidak melanggar HAM, sebagaimana yang didengungkan beberapa pihak.

Kelima pelaku diadili secara terpisah, dengan pelaku terakhir yang diadili adalah Muhammad Sohib. Komplotan itu terlebih dahulu membunuh teman lelaki korban, Ahmad agar mudah memperkosa korban. Setelah itu, mereka ramai-ramai menggilir perkosa korban di Pantai Rongkang, Desa Kwanyar Barat, Bangkalan pada 17 Mei 2017.

Usai puas memperkosa korban, mereka mencekik korban hingga tewas untuk menghilangkan jejak. Kedua mayat itu dibuang di dasar gua dan baru ketahuan 2 bulan setelahnya dengan kondisi busuk dan nyaris tinggal tulang belaka.

Polisi sigap mengejar para pelaku dan menangkap satu persatu. Kelimanya kemudian dihukum mati. Dalam pertimbangannya, PN Bangkalan sudah mengantisipasi bila mendapat kritikan melanggar HAM karena menjatuhkan hukuman mati.
Vonis Mati 5 Pemerkosa, PN Bangkalan: Hukuman Mati Tidak Langgar HAMFoto: Pemerkosa dihukum mati (deni/detikcom)

Namun majelis hakim atas terdakwa Sohib, yaitu Susanti Arsi Wibawani dengan anggota Putu Wahyudi dan Johan Wahyu Hidayat dalam pertimbangan hukumnya menegaskan hukuman mati tidak melanggar HAM.

Berikut pertimbangan lengkap ketiganya sebagaimana dilansir website PN Bangkalan, Jumat (4/9/2019):
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com