detikNews
Senin 30 September 2019, 18:20 WIB

Massa Demo Rusuh, Stasiun Palmerah Ditutup Sementara

Elza Astari Retaduari - detikNews
Massa Demo Rusuh, Stasiun Palmerah Ditutup Sementara Polisi menembakkan gas air mata saat bentrokan terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta, Rabu (25/9/2019). (Dok. Antara Foto).
Jakarta - Demo massa di belakang gedung DPR berakhir ricuh. Stasiun Palmerah yang berada di dekat lokasi ditutup sementara.

"Untuk keselamatan dan keamanan perjalanan kereta serta para pengguna jasa, Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta memutuskan untuk tidak melakukan operasional pelayan penumpang sementara di Stasiun Palmerah," ungkap Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis, Senin (30/9/2019).


Belum diketahui sampai kapan operasional Stasiun Palmerah ditutup. Penutupan sementara untuk menghindari terjadi sesuatu terhadap calon penumpang akibat massa rusuh.

"Untuk sementara waktu pada sore ini mulai pukul 17.15 WIB Stasiun Palmerah ditutup," jelas Eva.


Sebelumnya, PT KAI Daop 1 Jakarta juga menutup rute dari dan ke arah Tanah Abang. Kereta dari Maja-Serpong-Rangkasbitung menuju Tanah Abang hanya dapat dilakukan hingga Stasiun Kebayoran, begitu pula sebaliknya.

Penutupan dilakukan akibat bentrok antara massa dan polisi di Jalan Palmerah Timur menuju Jalan Tentara Pelajar, Jakarta. Massa melempari aparat keamanan dengan batu hingga botol. Lempar-lemparan bahkan dilakukan di perlintasan kereta api yang berada di dekat Stasiun Palmerah.


Simak Video "Massa Demo di Kawasan Patung Kuda dengan Tuntutan Berbeda"

[Gambas:Video 20detik]


(elz/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com