detikNews
2019/09/30 16:10:04 WIB

Sidang Kasus Suap Romahurmuziy

Jaksa KPK Bantah Eksepsi Rommy: Astagfirullahaladzim!

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jaksa KPK Bantah Eksepsi Rommy: Astagfirullahaladzim! Terdakwa perkara suap jual-beli jabatan di Kemenag, Romahurmuziy, dalam persidangan (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Giliran jaksa KPK memberikan tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi yang telah disampaikan Romahurmuziy alias Rommy. Jaksa pun sampai beristigfar.

"Melihat pendapat dari terdakwa tersebut, penuntut umum hanya dapat mengucapkan astagfirullahaladzim," kata jaksa KPK Wawan membacakan tanggapannya itu dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).




Jaksa menyinggung tentang eksepsi Rommy sebagai terdakwa perkara suap terkait jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) berkaitan dengan skandal Bank Century dan kasus terkait Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI). Jaksa menepis tuduhan sepihak Rommy bila operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan untuk menutupi 2 skandal besar itu.

"Insyaallah penuntut umum telah menjauhkan diri dari hal yang dituduhkan terdakwa sebagai insan yang suka mencari kesalahan saudaranya atau pun memakan daging saudaranya," sambung jaksa.

Pun soal Rommy yang mengutip Alquran dan hadis. Jaksa meminta Rommy tidak menggunakannya untuk menutupi perbuatannya yang sebenarnya.




"Penuntut umum mengingatkan terdakwa untuk tidak membawa masalah agama dalam persidangan ini. Tidak ada satu pun nilai agama yang mengajarkan atau membenarkan perbuatan koruptif. Tidak pula dalam ajaran agama yang mengajarkan bahwa kejahatan tidak boleh ditindak. Jangan bersembunyi dengan menggunakan Kalam Allah dan Hadis Nabi Muhammad SAW untuk membenarkan atau menjustifikasi perbuatan yang batil," kata jaksa.

Dalam perkara ini, Rommy didakwa menerima uang Rp 325 juta terkait jual beli jabatan di Kemenag dari Haris Hasanudin untuk mendapatkan posisi sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Dia didakwa menerima suap bersama-sama Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

Rommy juga didakwa menerima Rp 91,4 juta dari M Muafaq Wirahadi. Uang tersebut berkaitan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com