Profil Rachmat Gobel: Dulu Dicopot dari Menteri, Kini Awasi Jokowi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 30 Sep 2019 14:48 WIB
Foto: Rachmat Gobel (Rachman Haryanto)

Pada tahun 2014, Rachmat Gobel ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Mendag. Namun, saat itu Rachmat Gobel tak mau dipanggil sebagai seorang menteri.

"Begitu masuk dan rapat pertama kali tadi dengan keluarga besar Kemendag, semua pejabat eselon panggil saya Pak Menteri, kok saya agak bingung saja. Lebih baik panggil saya Pak Rachmat jangan Pak menteri," kata Rachmat Gobel usai serah terima jabatan di Auditorium Utama Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (27/10/2014).


Profil Rachmat Gobel: Dulu Dicopot dari Menteri, Kini Awasi JokowiFoto: Rachmat Gobel ketika masih jadi menteri, blusukan ke pasar (Grandyos Zafna)

Jabatan menteri Rachmat berumur singkat, hanya satu tahun saja. Jabatan itu berakhir pada tahun 2015.

Usai tak jadi menteri, Rachmat Gobel lantas aktif menjadi salah satu anggota Kadin. Dia juga mendaftarkan dirinya sebagai calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Ketum Kadin) Indonesia periode 2015-2020. Selain Rachmat Gobel, ada calon lainnya yaitu Rosan Roeslani dan Maxi Gunawan. Namun akhirnya, jabatan Ketum Kadin itu dimenangkan oleh Rosan Roeslani.


Pada September 2016, Rachmat pun memutuskan untuk terjun ke politik. Rachmat bergabung dengan Partai Nasdem yang dipimpin oleh Surya Paloh. Rachmat menduduki jabatan Dewan Pertimbangan di Partai Nasdem.

Pada Pemilu 2019, Rachmat Gobel lantas menjadi Caleg DPR dari Dapil Gorontalo. Dia pun lolos menuju kursi di Senayan. Kini Rachmat ditunjuk jadi pimpinan DPR dari partai NasDem, yang tentu salah satu fungsinya adalah sebagai pengawas pemerintah.
Halaman

(rdp/tor)