detikNews
2019/09/29 11:18:13 WIB

KPK Sebut Sanksi Hakim Kasus BLBI Perjelas Kontroversi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
KPK Sebut Sanksi Hakim Kasus BLBI Perjelas Kontroversi Dokumentasi Gedung Merah Putih KPK (Dok. detikcom)
Jakarta - KPK kaget atas adanya fakta pertemuan antara hakim ad hoc Mahkamah Agung (MA) Syamsul Rakan Chaniago dengan seorang pengacara bernama Ahmad Yani. Syamsul merupakan salah satu hakim yang mengadili kasasi perkara terkait Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) dengan terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung, sedangkan Ahmad Yani adalah salah satu pengacara dari Syafruddin.

"Bisa disebut informasi ini sebagai lembaran baru kasus BLBI atau setidaknya memperjelas beberapa kontroversi dan keraguan sebelumnya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Minggu (29/9/2019).

"Memang cukup mengejutkan juga ketika terbukti hakim agung bertemu dan berhubungan dengan pengacara terdakwa, apalagi untuk kasus sebesar ini. Semoga sanksi tersebut semakin memperjelas persoalan sebelum putusan lepas tersebut diambil di MA," imbuh Febri.

KPK Sebut Sanksi Hakim Kasus BLBI Perjelas Kontroversi
Syamsul Rakan Chaniago (Foto: Andi Saputra/detikcom)
Di sisi lain, Febri menyebutkan, KPK belum menerima salinan lengkap putusan kasasi tersebut. Namun setidaknya, dengan informasi mengenai sanksi untuk hakim agung Syamsul itu, menurut Febri, akan ada pembicaraan serius di KPK.

"KPK akan pelajari lebih lanjut. Namun, sampai saat ini KPK belum menerima putusan kasasi dengan terdakwa SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung) ini. Sebelumnya, kami sudah mengirimkan surat ke MA untuk meminta putusan kasasi kasus BLBI tersebut. Padahal putusan itu penting untuk menentukan langkah KPK berikutnya," ucap Febri.

"KPK akan segera membicarakan perkembangan terbaru kasus BLBI ini. Kami pastikan KPK serius dan berkomitmen mengusut kasus dengan kerugian negara Rp 4,58 triliun ini, khususnya penyidikan yang berjalan saat ini dan juga tindak lanjut pasca putusan kasasi 9 Juli 2019," imbuhnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com