detikNews
Jumat 27 September 2019, 10:33 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Imam Nahrawi: Saya Siap Jalani Takdir

Ibnu Hariyanto - detikNews
Penuhi Panggilan KPK, Imam Nahrawi: Saya Siap Jalani Takdir Imam Nahrawi (Lamhot Aritonang/detikcom)
FOKUS BERITA: Menpora Tersangka KPK
Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait hibah KONI. Imam mengaku siap menjalani takdir.

"Saya bismillahirrahmanirrahim siap menjalani takdir," kata Imam Nahrawi saat tiba di KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).



Dia kemudian bicara tentang takdir Allah. Menurutnya, takdir tidak pernah salah.

"Ini karena setiap manusia pasti menghadapi takdir. Demi Allah, demi Rasulullah, Allah itu Maha Baik, dan takdirnya nggak pernah salah," ucapnya.

Imam diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI. Dia tiba di KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada pukul 10.09 WIB.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan.



KPK menetapkan Imam Nahrawi dan asisten pribadinya, Miftahul Ulum, sebagai tersangka. Keduanya diduga menerima suap terkait dana hibah KONI.

Dalam kasus ini, Ulum diduga sebagai perantara suap Imam. Imam diduga menerima suap sebesar Rp 26,5 miliar. Uang suap diduga itu diberikan secara bertahap sejak 2014-2018.

Uang yang diterima Imam diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain.


Simak Video "Dalami Skandal Hibah KONI, KPK Periksa Sesmenpora 8 Jam"

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/haf)
FOKUS BERITA: Menpora Tersangka KPK
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com